Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah
Kunjungi Indonesia, PM India Siapkan Sejumlah MoU Strategis Lintas Sektor
Muhammad Reyhansyah • 3 July 2026 19:23
Jakarta: Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pekan depan diproyeksikan menghasilkan sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, hilirisasi, hingga antariksa.
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengatakan sejumlah dokumen kerja sama tersebut masih dalam tahap finalisasi menjelang kunjungan Modi ke Jakarta pada 6-8 Juli 2026.
"Di antara MoU yang sedang dipersiapkan, akan ada kerja sama di bidang kesehatan, antariksa, ilmu pengetahuan dan teknologi, farmasi, ketahanan pangan, pendidikan, serta hilirisasi,” kata Chakravorty dalam press briefing di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
“Sebagian masih dalam proses, sebagian akan selesai tepat waktu, dan sebagian mungkin membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kunjungan ini tetap akan menghasilkan berbagai capaian," lanjut Chakravorty.
Menurut Chakravorty, agenda pembahasan antara Modi dan Presiden Prabowo Subianto akan mencakup berbagai isu strategis, baik hubungan bilateral maupun perkembangan regional dan global.
Ia mengatakan kerja sama kedua negara akan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pertahanan dan keamanan, perdagangan serta investasi, ketahanan pangan dan energi, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan.
"Kunjungan ini akan semakin mempererat hubungan India dan Indonesia melalui lima pilar kerja sama yang telah kami siapkan," ujarnya.
Perkuat Kemitraan Bilateral
Chakravorty mengatakan India dan Indonesia memiliki kepentingan bersama sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik. Karena itu, isu pertahanan dan keamanan maritim akan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan kedua pemimpin.Selain itu, kedua negara juga akan membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi, kerja sama ketahanan energi, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan proyek hilirisasi dan mineral kritis.
"Kami merupakan negara perdagangan besar. Kami juga berbagi ruang maritim yang sama sebagai negara tetangga maritim," katanya.
Menurut Chakravorty, Modi dijadwalkan tiba di Indonesia pada malam 6 Juli dan menjalani rangkaian kunjungan selama dua hari.
Pada 7 Juli, Modi akan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Istana Negara yang dilanjutkan dengan jamuan kenegaraan. Pada malam harinya, Modi dijadwalkan menghadiri acara bersama komunitas India di Indonesia.
Sehari berikutnya, Modi direncanakan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta sebelum bertolak ke Australia dan Selandia Baru sebagai bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan ke kawasan.
Selain bertemu Presiden Prabowo, Modi juga dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan parlemen Indonesia untuk memaparkan pandangannya mengenai kawasan, dunia, serta masa depan hubungan India dan Indonesia.