Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani. Dok Metro TV
BMKG Resmi Mengakhiri Peringatan Tsunami Akibat Gempa Malut dan Sulut
Arga Sumantri • 2 April 2026 10:24
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami akibat gempa magnitudo 7,6 yang melanda Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), Kamis, 2 April 2026.
"Peringatan dini tsunami secara resmi telah dinyatakan berakhir pada pukul 09.56 WIB," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam konferensi pers, Kamis, 2 April 2026.
Gempa M7,6 yang terjadi di barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, dan Bitung, Sulut, akibat aktivitas deformasi kerak bumi. Hal itu berdasarkan pengamatan titik dan kedalaman gempa.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut berpotensi tsunami dengan status siaga di Kota Ternate, Halmahera, Kota Tidore, Kota Bitung, Minahasa bagian selatan, Minahasa Selatan bagian selatan, Minahasa Utara bagian selatan.
Berdasarkan hasil pemantauan tinggi muka air laut, tsunami telah terdeteksi di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WIB dengan ketinggian 0,30 meter, Bitung pada pukul 06.15 WIB dengan ketinggian 0,20 meter, Sidangoli pada pukul 06.16 WIB dengan ketinggian 0,35 meter.
Di Minahasa Utara pada pukul 06.18 WIB dengan ketinggian 0,75 meter, dan di Belang pada pukul 06.36 WIB dengan ketinggian 0,68 meter.

Peringatan dini tsunami berakhir. Foto: tangkapan layar
BMKG mencatat gempa ini dirasakan di Kota di Ternate dengan intensitas V-VI MMI. Getaran jenis ini dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
Kemudian Ibu dengan intensitas V MMI. Getaran jenis ini dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun. Sedangkan di Manado, dengan intensitas IV-V MMI; Gorontalo Bone Bolango, Gorontalo Utara dengan intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), Kab. Boalemo dan Pohuwato dengan intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).