Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat Bertambah Jadi 17 Orang

Ilustrasi - Seorang penjaga makam berjalan di pemakaman jemaah haji yang meninggal di Sharaya, Makkah, Arab Saudi. ANTARA FOTO/Saptono

Jumlah Jemaah Haji Aceh Wafat Bertambah Jadi 17 Orang

Silvana Febiari • 24 June 2026 14:35

Banda Aceh: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan jumlah peserta haji yang meninggal dunia karena sakit kembali bertambah. Total jemaah yang wafat di Tanah Suci Makkah dan Madinah serta dalam pesawat saat kepulangan kini menjadi 17 orang.

"Dua haji Aceh meninggal dunia kemarin, Senin (22 Juni). Satu orang di Makkah dan satu dalam pesawat, sejauh ini sudah 17 orang yang wafat di Tanah Suci," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal, dilansir dari Antara, Kamis, 24 Juni 2026. 

Arijal mengatakan peserta haji Aceh yang meninggal dunia terakhir yaitu Muhammad Thaib (75) dari Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya. Thaib wafat di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan akut.
 


Selain M Thaib, ada juga satu haji Aceh yang meninggal dunia dalam pesawat saat perjalanan menuju Tanah Air yakni Aisyah Abdullah Nanggroe (92) dari Kloter 7 asal Kabupaten Aceh Timur.

Adapun 15 peserta haji yang meninggal dunia sebelumnya di Arab Saudi yakni M Natsir Muhammad Isa (60) dari Kloter 14 asal Kabupaten Pidie Jaya. Natsir wafat di RS Al Hada Armed Forces Hospital Makkah, Sabtu, 20 Juni 2026. 

Pada hari yang sama Cut Salimah (81) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie juga telah menghembuskan napas terakhirnya di GNP Hospital Jeddah. Keduanya selama ini dalam perawatan di Arab Saudi.

Kemudian Mustafa Ismail (69) dari Kloter 4 asal Kota Banda Aceh, wafat di RS King Abdul Aziz Makkah karena gangguan pernapasan pada Jumat, 19 Juni 2026. Busra Bustamam Jamil dari Kloter 9 asal Kabupaten Aceh Selatan wafat di Makkah.

Dedeng Trisulo dari kloter 11 asal Kota Lhokseumawe wafar di Madinah pada Rabu, 18nJuni 2026. Lalu Razali Mahmud Ben dari Kloter 4 asal Kota Langsa, wafat di Al Haram Hospital Madinah karena komplikasi penyakit, pada Senin, 15 Juni 2026.

Kemudian, Muhammad Yusuf bin Nafi dari Kloter 8 asal Kabupaten Bireuen wafat Minggu, 14 Juni 2026, di Madinah. Nurdin Ali (69) dari Kloter 10 asal Kabupaten Pidie, meninggal di Hotel Burj Al Wahda Al Mutamayyiz Makkah karena serangan jantung, Sabtu, 6 Juni 2026. 


Calon haji Indonesia berziarah di pemakaman Ma'la, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 25 Mei 2025. ANTARA FOTO/Andika Wahyu

Selanjutnya Mahdi Muhammad Sufi (60) dari Kloter 2 asal Kabupaten Aceh Besar, wafat di RS King Abdul Aziz, almarhum menderita penyakit ginjal. Ibrahim Bin Abdul Kadir Nuh (74) dari kloter 10 asal Kabupaten Pidie, di King Abdul Aziz Hospital, pada Minggu, 31 Mei 2026. 

Berikutnya Sulasry Abdul Gani (74) dari Kloter 5 asal Kabupaten Bireuen di kamar hotel Burj Al Wahda Almutamayiz Makkah, Minggu, 31 Mei 2026. Aminah Ahmad (76) dari kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya di Sheefa Hospital,  Sabtu, 30 Mei 2026. 

Serta Siti Salmijah (83) dari Kloter 13 asal Pidie Jaya pada Kamis (28/5) di RS Mina Al Wadi. Maimunah Yusuf Ali (72) dari kloter 13 asal Aceh Tamiang pada Selasa, 26 Mei 2026. Nurwaida Muhammad Yusuf (76) dari kloter delapan asal Kabupaten Bireuen, pada Selasa, 26 Mei 2026. 

Arijal menyampaikan jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Makkah telah dimakamkan pada dua lokasi berbeda antara lain pemakaman Syariah dan Saraya Suhada Al Haram. Sedangkan yang wafat di Madinah dikebumikan pada pemakaman Baqi.

Hingga saat ini terdapat enam haji Aceh yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi, baik dalam wilayah Makkah maupun Madinah.

Dalam kesempatan tersebut Arijal menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.

"Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Dan, semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima disisi Allah SWT," ucap Arijal.

Sebagai informasi, jemaah haji Aceh diterbangkan kembali ke Tanah Air sejak 15 sampai 30 Juni 2026. Sejauh ini delapan kloter dengan jumlah 3.133 haji telah tiba di Aceh, dan terus diikuti kelompok terbang lainnya.

(Silvana Febiari)