MBG Serap Hampir 1 Juta Tenaga Kerja Lewat Dapur SPPG

Ilustrasi SPPG. Foto- Dok Metrotvnews.com

MBG Serap Hampir 1 Juta Tenaga Kerja Lewat Dapur SPPG

Achmad Zulfikar Fazli • 15 February 2026 15:12

Jakarta: Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah membuka lapangan kerja baru di berbagai daerah seiring bertambahnya jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi. Setiap satu dapur SPPG membutuhkan sekitar 47 relawan untuk operasional pelayanan makanan bergizi.

Dengan jumlah SPPG yang beroperasi mencapai sekitar 21 ribu unit, program tersebut diperkirakan menyerap sedikitnya 987 ribu tenaga kerja secara langsung di dapur MBG seluruh Indonesia.

Selain tenaga kerja langsung, program tersebut mendorong penyerapan tenaga kerja tidak langsung melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memasok bahan pangan ke SPPG.

Berdasarkan hasil pendalaman tim investigasi, UMKM seperti produsen tahu, tempe, telur asin, dan sayuran rata-rata membutuhkan tambahan tiga hingga lima pekerja agar mampu memenuhi kebutuhan dapur MBG.
 

Baca Juga: 

Skema Distribusi MBG saat Libur Lebaran Gunakan Paket Bundling



Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Metrotvnews.com/Hendrik.

Dilansir dari Antara, Minggu, 15 Februari 2026, Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan dengan rata-rata 15 pemasok pada setiap SPPG dan jumlah dapur yang telah mencapai sekitar 22 ribu unit, program tersebut mampu menggerakkan sekitar 40 ribu UMKM serta menyerap hingga tiga sampai empat juta tenaga kerja secara tidak langsung.

Anggaran senilai Rp15 ribu per porsi untuk MBG dinilai turut memberikan dampak ekonomi yang luas karena menggerakkan rantai pasok pangan di tingkat lokal, sekaligus membuka peluang kerja baru.

Nanik menilai program MBG dapat memastikan tidak ada anak Indonesia yang kekurangan akses pangan bergizi, serta dirancang dalam bentuk penyediaan makanan langsung guna menjamin manfaatnya tepat sasaran dan mendukung perbaikan gizi anak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)