8 Titik Panas Terpantau di Sumut, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Defri Mandoza saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Kamis .ANTARA/Juraidi

8 Titik Panas Terpantau di Sumut, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Whisnu Mardiansyah • 11 March 2026 15:55

Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebanyak delapan titik panas (hotspot) muncul di sejumlah daerah di Sumatra Utara (Sumut) berdasarkan pantauan satelit.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Madoza mengatakan titik panas tersebut terpantau melalui sensor medis dari Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20.

"Titik panas tersebut terpantau berdasarkan pantauan sensor medis, yakni Satelit Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20," kata Defri di Medan seperti dilansir Antara, Rabu, 11 Maret 2026.

Kedelapan titik panas tersebut masing-masing terpantau berada di Kabupaten Asahan, Deli Serdang, dan Labuhanbatu. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan demi mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan yang lebih luas.
 


Terkait cuaca di Sumatra Utara pada Kamis, 12 Maret 2026, Defri menyebutkan rata-rata berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Pada pagi hari, cuaca di Sumatera Utara secara umum diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Nias Selatan.

Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Sumatera Utara, dengan potensi hujan sedang di wilayah Nias Utara. Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah, antara lain Humbang Hasundutan, Toba, Langkat, Pakpak Bharat, dan sekitarnya.


Ilustrasi Medcom.id

Pada dini hari, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di wilayah Gunungsitoli, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, serta Tapanuli Tengah.

BMKG juga mencatat suhu udara di wilayah Sumatera Utara berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 68 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan sekitar 4 hingga 6 kilometer per jam.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)