Kecelakaan beruntun di tol Cipularang. ANTARA/HO-Jasa Marga
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Diduga Akibat Truk Rem Blong
Silvana Febiari • 6 March 2026 06:57
Purwakarta: Kecelakaan beruntun melibatkan sepuluh kendaraan di KM 93 Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis malam, 5 Maret 2026. Peristiwa tersebut diduga akibat sebuah kendaraan truk kontainer yang mengalami masalah dalam sistem pengereman.
"Kecelakaan bermula saat sebuah truk kontainer nopol B 9367 UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu," kata Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono, dikutip dari Antara, Jumat, 6 Maret 2026.
Saat kendaraan itu tiba di lokasi kejadian, arus lalu lintas di depan dilaporkan padat setelah sebuah dump truck mengalami gangguan di bahu jalan. Truk kontainer tersebut diduga mengalami masalah pengereman sehingga pengemudi berinisial MY tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
Baca Juga :
Detik-detik Truk Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang
Truk kontainer kemudian menghantam mobil pikap bernopol B 9718 VAF yang berada di depannya. Tabrakan tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan lainnya.
Sepuluh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu, di antaranya truk kontainer dengan nopol B 9367 UEL, mobil pikap bernopol B 9718 VAF, mobil truk nopol BL 8752 NP, Toyota Rush nopol F 1308 AZ, Daihatsu Sigra nopol T 1394 BJ, dan mobil tronton boks nopol D 9481 AF.
Selain itu, Toyota Hiace dengan nopol E 7666 AA, Toyota Raize nopol T 1518 HO, serta Mazda Biante dan Toyota Agya.
Dua orang yang merupakan sopir dan kondektur mobil pikap dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Dok. Istimewa.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna menyampaikan kecelakaan beruntun terjadi pada pukul 20.18 WIB. Selain mengakibatkan dua orang meninggal dunia, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan empat orang mengalami luka berat.
"Seluruh korban yang telah dievakuasi, dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut," ujar Agni.
Kecelakaan yang melibatkan sepuluh kendaraan itu mengakibatkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi. Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang telah berada di lokasi bersama dengan Patroli Jalan Raya, rescue, derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS).
Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur dapat dilintasi. Pada pukul 21.43 WIB, dua lajur dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan.