Warga Klaten Bisa Operasi Jantung Terbuka di RS Soeradji Tirtonegoro

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono meresmikan layanan bedah jantung terbuka di RS Soeradji Tirtonegoro, Kabupaten Klaten. Dokumentasi/Istimewa

Warga Klaten Bisa Operasi Jantung Terbuka di RS Soeradji Tirtonegoro

Triawati Prihatsari • 19 January 2026 23:07

Klaten: Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono meresmikan layanan bedah jantung terbuka di Rumah Sakit (RS) Soeradji Tirtonegoro, Kabupaten Klaten, Senin, 19 Januari 2026. Ia menyebut layanan tersebut merupakan layanan bedah jantung kedua di Jawa Tengah

"Yang pertama di Semarang, ditambah RS Soeradji Tirtonegoro di Klaten ini. Jadi kita harapkan bisa melakukan bedah jantung terbuka, operasinya bukan menjadi sesuatu yang mewah lagi," ujar Dante, di Klaten. 

Ia mengatakan, penanganan bedah jantung pada tahun 2012 baru bisa dilakukan di 10 RS di Indonesia. Namun untuk saat ini, RS dengan layanan bedah jantung di Indonesia mencapai 35 center. 
 

"Kalau tadi hanya 10 center di Indonesia tahun 2012, sekarang sudah mencapai 35 center di 30 provinsi seluruh Indonesia yang bisa melakukan bedah jantung terbuka. Ditambah satu lagi di Soeradji Tirtonegoro ini, menjadi 36 rumah sakit yang bisa melakukan bedah jantung terbuka di 30 provinsi," beber Dante.


Wamenkes Dante Saksono Harbuwono meresmikan layanan bedah jantung terbuka di RS Soeradji Tirtonegoro, Kabupaten Klaten. Dokumentasi/Istimewa


Kendati demikian, layanan bedah jantung di RS tersebut masih dilakukan pengampuan dari rumah sakit tingkat nasional Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan pengampunan regional RS Kariadi. Dengan pengampuan tersebut, diharapkan dokter di RS Soeradji Tirtonegoro bisa setara dengan rumah sakit lain yang sudah melakukan operasi bedah jantung terbuka. 

"Operasi pertama sudah dilakukan pada 17 Januari 2026 dan menjadi sejarah bagi rumah sakit. Operasi dilakukan kepada pasien yang sakit jantung bawaan lahir. Yang dioperasi adalah kasus klep jantung, di serambi jantungnya itu ada celah, ada lubang itu dari lahir. Kalau lubang ini dibiarkan makin lama makin besar, maka nanti darah kotor dan darah bersih akan bercampur," ungkap Dante. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)