Ilustrasi Anadolu
Kepala Intelijen Ekuador Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kenya
Fajar Nugraha • 20 August 2026 18:53
Nairobi: Tujuh penumpang dan kru, termasuk Kepala Intelijen Ekuador Michele Sensi-Contugi dikabarkan tewas setelah helikopter wisata yang mereka tumpangi jatuh di wilayah Samburu, Kenya utara, Rabu 19 Agustus 2026.
Mengutip Outlook India, helikopter yang membawa enam penumpang dan seorang pilot tersebut jatuh di kawasan Ewaso Nyiro sekitar pukul 09.13 waktu setempat, usai lepas landas dari Loisaba Conservancy.
Meski kepolisian setempat belum merinci identitas seluruh korban, Menteri Transportasi Ekuador, Roberto Luque, mengonfirmasi bahwa Kepala Intelijen Michele Sensi-Contugi beserta istrinya, Stephany Hollihan, tewas dalam insiden tersebut.
“Hari ini Michele dan Stephany meninggalkan kami terlalu cepat. Saya memikirkan keluarga mereka, terutama anak-anak dan orang tua mereka,” ujar Luque dalam unggahan di media sosial X.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan lima warga negaranya tewas dalam kecelakaan tersebut. Kedutaan Besar AS disebut telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan memberikan bantuan konsuler kepada keluarga korban.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan atas kehilangan ini,” ujarnya, dilansir dari Outlook.
Diketahui, Sensi-Contugi merupakan mantan pebisnis yang diangkat memimpin Pusat Intelijen Nasional Ekuador pada 2024. Ia dikenal memiliki hubungan dekat dengan Presiden Ekuador Daniel Noboa.
Helikopter sewaan milik Lady Lori Helicopters tersebut jatuh di medan terjal di kaki Gunung Ololokwe saat membawa rombongan turis dari agen perjalanan.
Otoritas Kenya kini telah meluncurkan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Sementara itu, operator penerbangan Tropic Air Kenya mengerahkan dua helikopter untuk membantu proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.
(Razaqa Hariz)