Pemkot Bandung Siapkan Bandara Husein Jadi Etalase Produk UMKM

Wali Kota Bandung M Farhan. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Pemkot Bandung Siapkan Bandara Husein Jadi Etalase Produk UMKM

Roni Kurniawan • 20 August 2026 15:22

Bandung: Pemerintah Kota Bandung menyiapkan Bandara Internasional Husein Sastranegara sebagai etalase produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ruang promosi ekonomi kreatif daerah.

Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses pasar pelaku UMKM sekaligus mengenalkan produk lokal kepada wisatawan yang datang maupun berangkat dari Kota Bandung melalui bandara.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Pemkot Bandung tengah bernegosiasi untuk memperoleh ruang usaha dengan harga sewa khusus di area keberangkatan Bandara Husein Sastranegara. Ruang tersebut direncanakan dimanfaatkan pelaku UMKM bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung.

"Kami sedang bernegosiasi agar UMKM Kota Bandung bisa memiliki ruang di area keberangkatan. Harapannya produk-produk lokal dapat lebih mudah dikenal wisatawan yang datang dan berangkat melalui Husein," kata Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis, 20 Agustus 2026.
 


Selain memasarkan produk UMKM, Pemkot Bandung berencana memperkuat unsur seni dan budaya di kawasan Bandara Husein Sastranegara. Farhan menilai kondisi fasilitas bandara saat ini sudah tertata dengan baik. Namun, karakter dan identitas Kota Bandung dinilai masih perlu ditampilkan lebih kuat.

"Bandaranya sudah bagus, sudah rapi, tetapi belum terasa Bandung-nya. Karena itu nanti akan ada pertunjukan seni, karya seni rupa, dan berbagai elemen yang mencerminkan karakter Kota Bandung," ujar Farhan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Direktur Utama Bank bjb Ayi Subarna menyambut positif rencana Pemkot Bandung tersebut. Menurut dia, pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui dukungan permodalan.


Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Dokumentasi/ InJourney Airports


Pelaku usaha juga membutuhkan akses pasar yang lebih luas agar produk mereka dapat berkembang dan menjangkau konsumen lebih banyak.

"UMKM tidak cukup hanya diberi modal. Mereka juga harus mendapatkan akses pasar yang lebih luas agar usahanya terus tumbuh," kata Ayi.

Ayi mengatakan Bank bjb siap mendukung pengembangan UMKM melalui pembiayaan serta program pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Rencana pemanfaatan area Bandara Husein Sastranegara sebagai ruang promosi diharapkan dapat membuka akses pemasaran bagi produk UMKM Kota Bandung sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada wisatawan.

(Whisnu M)