Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. (Dok: BNPB)
Lereng Gunung Merbabu Terbakar, 3 Wilayah di Boyolali Terdampak
Lukman Diah Sari • 21 October 2026 16:31
Boyolali: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Kobaran api mulai terdeteksi pada Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan data BNPB, sebaran titik api melanda tiga wilayah, yakni Desa Jelok di Kecamatan Boyolali, Desa Ngagrong di Kecamatan Gladagsari, dan Kelurahan Kemiri di Kecamatan Mojosongo.
"Kebakaran tersebut berdampak pada area lahan seluas 2,55 hektare," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resmi, Rabu, 21 Oktober 2026.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau, baik karhutla maupun potensi bencana lain termasuk kekeringan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengoptimalkan langkah mitigasi guna mengurangi risiko bencana.

Ilustrasi- Petugas melakukan pendinginan di lokasi kebakaran hutan pinus Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang. (MI)
Masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk dapat menggunakan masker terutama saat beraktivitas di luar ruang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, membakar sampah di area yang berpotensi mengalami kebakaran, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Selain itu, masyarakat dapat segera menghubungi BNPB melalui pusat telepon 117 atau BPBD masing-masing daerah apabila melihat adanya titik api, potensi kebakaran, atau kejadian kedaruratan lainnya di lingkungan sekitar.