Pemandangan salah satu sudut kota Moskow, Rusia. (Anadolu Agency)
Rusia Bantah Terlibat Kerusuhan di Eropa, Kremlin: Tuduhan Tak Masuk Akal
Willy Haryono • 19 October 2026 17:05
Moskow: Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis tuduhan keterlibatan Rusia dalam kerusuhan di Eropa, dengan menyebutnya sebagai sesuatu yang tak masuk akal dan tidak dianggap serius, bahkan oleh masyarakat Eropa sendiri.
“Tidak ada seorang pun di mana pun yang masih menganggap serius tuduhan tak masuk akal semacam itu, bahkan di Eropa sendiri,” kata Peskov kepada media Zvezda News, Senin, 19 Oktober 2026.
Demonstrasi besar berlangsung di Paris dan sejumlah kota lain di Prancis pada 17 Oktober. Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi kerusuhan di beberapa lokasi.
Menurut sejumlah laporan, para demonstran membakar gedung-gedung pemerintah daerah, menjarah toko-toko, dan menyerang kantor polisi. Aksi protes serupa juga terjadi di sejumlah negara Eropa lain, mulai dari Belgia, Portugal hingga Italia.
Dalam kesempatan yang sama, Peskov mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah mendukung usulan perombakan pemerintahan yang diajukan Perdana Menteri Mikhail Mishustin.
Mishustin menyampaikan usulan tersebut dalam pertemuan kerja dengan Putin pada Senin pagi, kata Peskov. Namun, ia tidak merinci pejabat pemerintah mana saja yang akan terdampak perubahan tersebut.
Berdasarkan Konstitusi Rusia, Mishustin akan mengajukan nama-nama kandidat terkait kepada Duma Negara, majelis rendah parlemen Rusia, untuk mendapatkan persetujuan.
Ketika ditanya apakah Perdana Menteri India Narendra Modi diperkirakan mengunjungi Rusia pada akhir tahun ini atau pada 2027, Peskov mengatakan kunjungan tersebut kemungkinan besar berlangsung tahun depan.
Berdasarkan deklarasi kemitraan strategis yang ditandatangani Rusia dan India pada 2000, pemimpin kedua negara mengadakan pertemuan setiap tahun. Sesuai giliran kunjungan yang telah ditetapkan, Modi dijadwalkan melakukan kunjungan berikutnya ke Rusia.
Peskov juga mengumumkan bahwa acara tahunan Putin yang menggabungkan sesi tanya jawab langsung dengan masyarakat dan konferensi pers biasanya dijadwalkan berlangsung pada Desember.
Baca juga: Macron Kecam Pihak yang Ingin Hancurkan Prancis Melalui Kerusuhan dan Penjarahan