Avian Brands kembali masuk dalam daftar Forbes Asia 200 Best Under A Billion 2026. Istimewa
Riset dan Inovasi Jadi Strategi Avian Hadapi Persaingan Industri
Whisnu Mardiansyah • 16 October 2026 21:44
Surabaya: PT Avia Avian Tbk atau Avian Brands terus memperkuat riset dan inovasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing perusahaan di industri cat dan pelapis. Upaya ini dilakukan melalui pengembangan produk, penguatan kapabilitas manufaktur, serta pemahaman terhadap kebutuhan konsumen di pasar Indonesia.
Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade, Avian Brands mengembangkan portofolio produk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam. Penguatan riset dan pengembangan menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menjaga relevansi produk sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Strategi tersebut didukung oleh model bisnis terintegrasi dan jaringan distribusi nasional. Dengan dukungan itu, perusahaan berupaya menjaga kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan industri yang terus berkembang.
“Bagi Avian Brands, konsistensi tersebut didukung oleh model bisnis yang terintegrasi, kapabilitas manufaktur, jaringan distribusi nasional, serta pemahaman terhadap karakter pasar Indonesia,” kata Deputy Marketing Director PT Asia Avian Tbk dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 16 Oktober 2026.
Selain pengembangan produk, inovasi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat daya saing melalui peningkatan kapabilitas operasional dan pengembangan bisnis. Pemahaman terhadap karakter konsumen domestik menjadi salah satu aspek yang mendukung perusahaan dalam menyesuaikan portofolio produk dengan kebutuhan pasar.
Komitmen terhadap penguatan bisnis tersebut turut mengantarkan Avian Brands kembali masuk dalam daftar Forbes Asia 200 Best Under A Billion 2026. Daftar ini memuat perusahaan-perusahaan publik di kawasan Asia Pasifik dengan pendapatan tahunan minimal USD 10 juta dan di bawah USD 1 miliar.

Laboratorium Avian. Istimewa
Dalam proses seleksinya, Forbes Asia menilai sejumlah indikator keuangan, termasuk pertumbuhan penjualan dan laba per saham, tingkat pengembalian ekuitas, serta rasio utang. Penilaian juga mencakup aspek kualitatif, seperti tata kelola perusahaan, praktik akuntansi, pengelolaan lingkungan, manajemen, dan persoalan hukum.
Avian Brands pertama kali masuk dalam daftar tersebut pada 2024. Pencapaian ini menjadi bagian dari perjalanan perusahaan dalam mempertahankan kinerja bisnis dan memperkuat posisinya di industri cat serta pelapis.
Ke depan, penguatan riset dan inovasi menjadi salah satu aspek penting bagi Avian Brands untuk menjaga daya saing, mengembangkan produk sesuai kebutuhan konsumen, dan mendukung keberlanjutan usaha di tengah dinamika pasar.