Neraca Dagang RI Surplus USD7,25 Miliar hingga Agustus 2026

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Neraca Dagang RI Surplus USD7,25 Miliar hingga Agustus 2026

Eko Nordiansyah • 1 October 2026 13:10

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Neraca Perdagangan Barang Indonesia mengalami surplus senilai USD7,25 miliar pada periode Januari-Agustus 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyampaikan dari angka tersebut, ekspor kumulatif di periode itu tercatat USD193,64 miliar atau naik 4,74 persen secara tahunan (year on year/yoy) yang sebesar USD184,89 miliar.

"Menurut sektor, industri pengolahan menyumbang USD159,55 miliar dari total ekspor kumulatif, pertambangan dan lainnya USD22,39 miliar, serta sektor pertanian, kehutanan dan perikanan USD3,09 miliar," kata dia di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis, 1 Oktober 2026.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Impor tumbuh 19%

Sedangkan untuk impor sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai USD186,39 miliar yang meningkat 19,84 persen secara tahunan, dengan andil penggunaan didominasi oleh bahan baku/penolong sebesar USD133,38 miliar, diikuti barang modal USD36,75 miliar, dan barang konsumsi USD16,27 miliar.

Adapun pada Agustus 2026, neraca dagang Indonesia surplus sebesar USD3,55 miliar, dengan ekspor USD26,61 miliar yang naik 6,72 persen yoy, dan impor USD23,06 miliar yang naik 19,09 persen secara tahunan.

(Eko Nordiansyah)