Ilustrasi jemaah haji Indonesia. Foto: dok. Antara.
Kemenhaj Tetapkan Jadwal Perjalanan Haji 2027
Gabriella Thesa Widiari • 31 October 2026 05:15
Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia ke Madinah dijadwalkan pada 11 April 2027.
Penetapan RPH tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027 sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman," kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaf dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho menegaskan penetapan RPH berfungsi sebagai instrumen koordinasi seluruh unsur penyelenggara. Langkah ini penting untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah sejak jauh hari.
“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh.

Ilustrasi Ka'bah. Foto: dok. Antara.
Rangkaian operasional pemberangkatan terbagi dalam dua gelombang utama, yakni Gelombang I menuju Madinah pada 11–25 April 2027 dan Gelombang II menuju Jeddah pada 26 April–10 Mei 2027. Puncak ibadah wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2027, diikuti Hari Raya Iduladha pada 16 Mei 2027.
Tahap pemulangan jemaah kembali ke Indonesia akan dimulai pada 21 Mei 2027 secara bertahap hingga seluruh rangkaian operasional haji resmi berakhir pada 20 Juni 2027. Kemenhaj mengimbau calon jemaah untuk terus memantau pembaruan informasi melalui saluran resmi pemerintah.