Perkuat Manajemen Risiko, Askrindo Bukukan Aset Konsolidasi Rp31 Triliun

Ilustrasi. Foto: Dok Askrindo

Perkuat Manajemen Risiko, Askrindo Bukukan Aset Konsolidasi Rp31 Triliun

Eko Nordiansyah • 15 October 2026 12:57

Jakarta: PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) memperkuat Governance, Risk & Compliance (GRC) melalui penurunan profil risiko dan implementasi risk awareness yang lebih disiplin. Sepanjang 2025, Askrindo mencatatkan pendapatan penjaminan entitas induk sebesar Rp3,30 triliun dengan beban penjaminan Rp1,90 triliun, serta total aset konsolidasi Rp31 triliun.

Selain pertumbuhan bisnis yang impresif, Askrindo juga terus mengakselerasi transformasi digital dan tata kelola risiko melalui penerapan risk awareness yang disiplin di seluruh lini organisasi, serta adopsi PSAK 117 yang mendorong transparansi sejalan dengan praktik terbaik global (global best practices).

"Implementasi PSAK 117 pada laporan keuangan menjadi katalis positif yang mengedepankan transparansi dan keselarasan dengan praktik global," kata Direktur Utama Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso dalam keterangan tertulis, Kamis, 14 Oktober 2026.

Askrindo meraih penghargaan bergengsi Special Award: Profit Growth Excellence for Insurance Company dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2026.


(Askrindo meraih penghargaan Special Award: Profit Growth Excellence for Insurance Company. Foto: Dok Askrindo)

Catat kinerja keuangan solid

Penghargaan tersebut diberikan kepada Askrindo sebagai perusahaan asuransi dengan pencapaian pertumbuhan laba tertinggi di antara perusahaan asuransi beraset di atas Rp3 triliun. Jerih payah ini didukung oleh fondasi keuangan yang kokoh, serta solidnya Perusahaan, di mana secara konsolidasian perseroan sukses membukukan laba setelah pajak sebesar Rp1,69 triliun sepanjang 2025.

Mahelan menyampaikan, pencapaian ini merupakan wujud dari kedisiplinan manajemen risiko, kualitas portofolio yang terjaga, serta kerja keras seluruh insan Askrindo dalam mendukung pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional. Askrindo menerapkan strategi bisnis yang prudent serta penguatan tata kelola perusahaan.

"Ke depan, Askrindo akan terus memegang komitmen untuk tumbuh secara berkelanjutan melalui fokus utama pada penguatan ekosistem UMKM, memberikan dukungan penuh terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN)," ujar Mahelan.

Askrindo optimistis untuk terus memperkuat kolaborasi strategis bersama mitra perbankan, korporasi, serta instansi terkait demi menghadirkan kontribusi yang semakin luas bagi perekonomian Indonesia. Di tengah langkah strategis perusahaan, Askrindo juga mendukung program streamlining asuransi yang tengah dicanangkan pemerintah.

"Kami memastikan proses streamlining ini berjalan tanpa mengganggu operasional perusahaan, di mana seluruh lini bisnis akan tetap berjalan secara optimal dan terus menunjukkan performa terbaik serta komitmen penuh kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan," tutup Mahelan.

(Eko Nordiansyah)