Update Gempa Muara Binuangeun M4,6 Terasa Sampai Gekbrong Cianjur

Pusat gempa di Muara Binuangeun, Lebak, Banten, 12 Oktober 2026. (BMKG)

Update Gempa Muara Binuangeun M4,6 Terasa Sampai Gekbrong Cianjur

Lukman Diah Sari • 12 October 2026 13:01

Jakarta: Gempa bumi bermagnitudo (M) 4,6 mengguncang wilayah Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin, 12 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui data daftar wilayah yang turut merasakan guncangan gempa yang terjadi pada pukul 12.19 WIB tersebut.

"Update, gempa dirasakan pada skala II-III MMI di Palabuhanratu, Sukabumi. Kemudian skala II MMI di Labuan dan Ciemas, Sukabumi, serta Gekbrong, Cianjur," tulis BMKG di laman resminya, Senin, 12 Oktober 2026.

BMKG menjelaskan, guncangan pada skala II-III MMI (Modified Mercalli Intensity) berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk yang melintas, dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara pada skala II MMI, getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dengan ciri benda ringan yang digantung ikut bergoyang.

Titik episenter gempa dipastikan berada di laut, tepatnya berjarak 38 kilometer arah barat daya Muara Binuangeun. Pusat gempa ini berada pada kedalaman dangkal, yakni 18 kilometer.

Pusat gempa di Muara Binuangeun, Lebak, Banten, 12 Oktober 2026. (BMKG)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut. BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan hanya memantau informasi dari kanal resmi.

"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," imbau BMKG.

(Lukman Diah Sari)