Pendampingan Wirausaha Muda Dinilai Penting untuk Tembus Pasar Global

Ilustrasi. Foto: Unsplash.com/Priscilla Du Preez.

Pendampingan Wirausaha Muda Dinilai Penting untuk Tembus Pasar Global

Fachri Audhia Hafiez • 10 October 2026 08:05

Jakarta: Pemberian akses, pengalaman, serta pendampingan berkelanjutan kepada generasi muda dalam dunia usaha dinilai penting. Langkah ini dipandang krusial agar wirausaha muda mampu memperkuat fondasi bisnis dan membuktikan kapasitas produk lokal di pasar internasional.

"Kami akan terus memberikan akses, pengalaman, keberanian, dan kepercayaan kepada generasi muda untuk membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di level global," ujar Founder Sandination Academy sekaligus Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno dikutip melalui keterangan tertulis,, Jumat, 9 Oktober 2026.
 


Sandiaga menjelaskan bahwa perjalanan wirausaha tidak hanya diukur dari kenaikan omzet semata. Namun, dari kemampuan pelaku usaha dalam memetakan tantangan, mengevaluasi keputusan, serta memberikan dampak sosial positif bagi lingkungan sekitar.

Prinsip tersebut tercermin dari perjalanan Riza, pemuda berusia 26 tahun pemilik usaha Nasi Bejeg Malangan di Kota Malang. Melalui program pendampingan Rocket Acceleration 2026, Riza tidak hanya mengasah mindset manajemen berbasis data, tetapi juga memberdayakan kelompok difabel lewat kemitraan bersama layanan kurir Difajek.

"Saat ini, tiga kurir difabel telah menjadi mitra Nasi Bejeg Malangan dan menjalankan pengiriman barang maupun pesanan makanan untuk dibawa pulang atau take away," jelas Riza.


Pemberdayaan kelompok difabel oleh Riza, 26, pemilik usaha Nasi Bejeg Malangan di Kota Malang. Foto: Dok. Istimewa.

Meski sempat mengalami penurunan omzet dari Rp49 juta menjadi Rp38 juta akibat pembenahan internal dan dinamika pasar, Riza mengaku mendapatkan pelajaran penting untuk melakukan restrukturisasi tim serta perbaikan standar operasional prosedur (SOP). Ia optimistis mampu mencetak target pendapatan melebihi Rp50 juta.

"Jadilah mind set-nya diubah, kita harus melihat persoalan secara lebih jelas, termasuk menentukan langkah yang perlu dilakukan agar usaha tetap bertahan," ungkap Riza.

Komitmen pendampingan seperti program Rocket Acceleration 2026 bakal terus diperluas untuk mencetak wirausaha muda yang tangguh, adaptif, serta berdaya saing global.

(Fachri Audhia Hafiez)