Strategi Pasar Perkuat Produk Halal

Ilustrasi.

Strategi Pasar Perkuat Produk Halal

9 January 2025 20:40

Jakarta: Akselerasi Indonesia menjadi pusat industri halal dunia terus mendorong para pelaku usaha untuk menyelaraskan operasional mereka dengan regulasi nasional. Salah satu langkah yang mengemuka adalah keterlibatan aktif sektor camilan impor dalam serangkaian pameran industri halal guna memastikan transparansi rantai pasok kepada publik.

PT Catur Global Sukses, melalui lini produk ChompChomp Marshmallow, memperkuat lini produk halalnya dengan mengikuti tujuh ajang besar industri halal. Langkah ini sebagai upaya strategis untuk memenuhi ekspektasi pasar domestik terhadap kepastian produk halal, terutama pada kategori produk yang menggunakan bahan baku gelatin.

Verina Bellini, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa kehadiran di berbagai festival halal merupakan upaya mendukung penguatan ekosistem industri halal nasional.

"Ini bentuk dukungan terhadap peran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kami fokus pada edukasi mengenai proses produksi dan standar halal yang diterapkan," katanya.

Pemenuhan Standar Sertifikasi Kehadiran produk di pasar nasional kini semakin diperketat dengan kewajiban sertifikasi. Pemenuhan standar halal produk ini merujuk pada ketetapan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan diperkuat oleh Surat Pernyataan BPJPH Nomor 691/KB.DP.III.2/JH.06/08/2025.

Penyebaran sosialisasi ini dilakukan melalui partisipasi pada tujuh platform industri, antara lain, Indonesia International Halal Festival (IIHF), Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo), Jakarta Halal Market, Jogja Halal Market, Halal Kulture, Gen Smart Fest, dan IndoKids Festival.

Edukasi Literasi Halal Selain aspek bisnis, keterlibatan pelaku usaha di berbagai pameran ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk halal.

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran konsumen di segmen keluarga terkait asal-usul bahan baku produk pangan olahan.

Industri halal Indonesia diproyeksikan terus tumbuh seiring dengan kebijakan wajib sertifikasi halal yang diberlakukan pemerintah.

Aktivitas edukasi langsung di lapangan seperti ini diharapkan dapat memperkecil celah informasi antara produsen, regulator, dan konsumen akhir dalam ekosistem halal nasional.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com