MoU diteken antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals India.
Tekan Pasien Berobat ke Luar Negeri, RS Internasional Pertama Dibangun di KEK Batam
21 January 2025 06:30
Jakarta: Upaya pemerintah menekan angka kebocoran devisa akibat warga negara Indonesia (WNI) yang berobat ke luar negeri memasuki babak baru. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (Mayapada Healthcare) melakukan kemitraan klinis dengan Apollo Hospitals India untuk mengoperasikan rumah sakit internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.
Proyek bernama Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) tersebut merupakan fasilitas kesehatan swasta pertama yang menempati zona KEK Kesehatan di Batam.
Langkah itu diambil menyusul data pemerintah yang menunjukkan kerugian negara mencapai puluhan triliun rupiah per tahun karena ketergantungan masyarakat pada layanan medis di Singapura dan Malaysia.
"Kehadiran rumah sakit ini ditujukan untuk mengubah arah perjalanan medis masyarakat, agar pelayanan berstandar global dapat diakses di dalam negeri," kata Presiden Direktur Mayapada Healthcare, Navin Sonthalia.
Kolaborasi tersebut mencakup dua aspek utama, integrasi teknologi prediksi risiko penyakit berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan transfer pengetahuan tenaga medis. Melalui skema ini, tenaga kesehatan lokal akan mendapatkan pelatihan khusus dari unit pendidikan Apollo guna menyetarakan standar pelayanan klinis.
Selain di Batam, ekspansi juga dilakukan pada fasilitas rumah sakit di Jakarta Selatan dengan penambahan kapasitas unit dan penyediaan fasilitas kedokteran nuklir serta bedah robotik.
Dukungan Regulasi Pemerintah Indonesia melalui BP Batam memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini sebagai bagian dari pengembangan KEK Kesehatan. Status KEK memungkinkan RS tersebut mendapatkan kemudahan dalam impor alat kesehatan serta penggunaan tenaga medis asing sesuai regulasi yang berlaku di kawasan khusus.
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan realisasi dari penguatan hubungan bilateral di sektor industri kesehatan. Sementara itu, manajemen Apollo Hospitals menegaskan bahwa fokus utama kemitraan adalah memfasilitasi akses medis yang selama ini sulit didapatkan di pasar domestik Indonesia.
Targetnya, pembangunan fisik dan kesiapan operasional RS di Batam ini akan menjadi katalisator bagi ekosistem pariwisata medis di wilayah Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.