Gempa di California picu peringatan tsunami. Foto: BBC
Gempa 7,0 Magnitudo Melanda Pantai Utara California, Picu Peringatan Tsunami
Fajar Nugraha • 6 December 2024 06:06
California: Serangkaian gempa bumi melanda pantai California utara, Amerika Serikat (AS) pada Kamis 5 Desember 2024 pagi waktu setempat. Gempa berkekuatan 7,0 magnitudo itu mengguncang masyarakat dan mengaktifkan peringatan darurat untuk risiko guncangan dan tsunami tepat sebelum pukul 11.00 ??pagi waktu setempat.
Gempa terbesar, tercatat berkekuatan 7,0 magnitudo dan berasal dari dekat kota bersejarah dan indah Ferndale di daerah Humboldt, dapat dirasakan di San Francisco sejauh lebih dari 418 km. Sekitar 1,3 juta orang merasakan guncangan tersebut, menurut perkiraan awal yang diberikan oleh Survei Geologi AS (USGS), yang juga melaporkan bahwa risiko terhadap kehidupan manusia tetap rendah.
Ponsel berdering di seluruh wilayah, memperingatkan adanya guncangan yang akan datang dan memberi cukup waktu untuk bersiap dan berlindung.
Peringatan tsunami juga berbunyi untuk sedikitnya 5,3 juta orang di pantai California dan Oregon, memperingatkan adanya gelombang besar, arus kuat, dan banjir pesisir yang dapat berlangsung hingga sore hari.
Setelah peringatan itu, kereta Bay Area Rapid Transit dihentikan karena stasiun bawah tanah dibersihkan, sementara penundaan besar diumumkan di seluruh sistem, dan pemadam kebakaran San Francisco mulai membersihkan pantai. Peringatan tsunami dicabut tak lama setelah tengah hari karena para pejabat mengumumkan risiko tertinggi telah mereda.
“Beberapa daerah yang terkena dampak, terutama yang berbatasan dengan pantai dan baru-baru ini diguyur hujan, dapat rawan longsor,” menurut data USGS, seperti dikutip Guardian, Jumat 6 Desember 2024.
Tidak ada laporan kerusakan langsung yang tersedia, tetapi USGS mengeluarkan "peringatan kuning" yang menandakan bahwa "beberapa kerusakan mungkin terjadi dan dampaknya seharusnya relatif terlokalisasi".
"Secara keseluruhan, populasi di wilayah ini tinggal di bangunan yang tahan terhadap guncangan gempa bumi, meskipun ada bangunan yang rentan," pungkas USGS dalam sebuah buletin, yang mencatat bahwa konstruksi batu bata menimbulkan risiko tertinggi.