Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto (kanan). Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.
Pemerintah Matangkan Skema dan Opsi Pembiayaan PTN Gratis
Kautsar Widya Prabowo • 23 September 2026 19:46
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program pembebasan biaya pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dapat segera direalisasikan. Pemerintah kini tengah melakukan kalkulasi mendalam terkait skema serta opsi pembiayaan guna memastikan kebijakan tersebut berjalan secara terukur.
"Harapannya tentu Bapak Presiden menginginkan secepat-cepatnya program menggratiskan uang kuliah ini bisa dijalankan. Namun tentu kita akan melalui tahapan-tahapan ya, tidak langsung," kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, usai menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 September 2026.
Brian menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang memperhitungkan seluruh komponen pendapatan yang selama ini dikelola oleh PTN. Analisis tersebut mencakup penerimaan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dari jalur mandiri, hingga sumber pendapatan non-akademik lainnya.
"Beberapa hitungan-hitungan sudah kita lakukan, beberapa analisa mulai dari pendapatan UKT yang ada saat ini, kemudian berapa IPI pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya," kata Brian.
.jpg)
Ilustrasi. Pexels.com.
Selain itu, skema mekanis subsidi silang di internal PTN juga menjadi bahan pertimbangan mendasar. Salah satu opsi yang dikaji yakni pemanfaatan pendapatan dari program pascasarjana untuk menyubsidi operasional jenjang sarjana.
Pemerintah akan mendiskusikan berbagai pilihan strategi pembiayaan ini dengan menyesuaikan ruang fiskal yang tersedia pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar implementasi program PTN gratis dapat berlangsung optimal.