Populasi Jepang menyusut 2,5 persen dalam lima tahun terakhir, menjadi penurunan terbesar sejak sensus nasional dimulai pada 1920. (Anadolu Agency)
Populasi Jepang Menyusut 2,5 Persen, Penurunan Terbesar Sejak 1920
Muhammad Reyhansyah • 30 May 2026 09:39
Tokyo: Populasi Jepang menyusut sebesar 2,5 persen dalam kurun lima tahun terakhir, menurut data sensus yang dirilis pada Jumat, 29 Mei 2026.
Penurunan tersebut menjadi yang terbesar sejak survei kependudukan nasional mulai dilakukan pada 1920.
Hasil awal sensus yang digelar setiap lima tahun itu menunjukkan jumlah penduduk Jepang turun menjadi sekitar 123 juta jiwa pada 2025, atau berkurang lebih dari tiga juta orang dibandingkan hasil sensus 2020.
Penurunan tersebut tercatat lebih dari tiga kali lipat dibanding penyusutan populasi yang terjadi pada periode 2015 hingga 2020.
Juru bicara utama pemerintah Jepang, Minoru Kihara, mengatakan data terbaru kembali menegaskan bahwa penurunan jumlah penduduk di negara itu semakin memburuk.
“Data ini sekali lagi mengonfirmasi bahwa penurunan populasi di negara kita semakin dalam,” kata Kihara kepada wartawan, dikutip dari Channel News Asia, Jumat, 29 Mei 2026.
Jepang selama bertahun-tahun menghadapi salah satu tingkat kelahiran terendah di dunia serta populasi yang terus menua.
Meski imigrasi kerap disebut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi penyusutan jumlah penduduk, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi justru mendorong kebijakan yang lebih ketat terhadap masuknya warga asing.
Data resmi pemerintah juga menunjukkan jumlah kelahiran di Jepang kembali menurun pada 2025, menandai penurunan selama 10 tahun berturut-turut.
Sepanjang tahun lalu, tercatat sebanyak 705.809 bayi lahir di Jepang.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat dan daerah berupaya mendorong pernikahan dan kelahiran anak melalui berbagai program, mulai dari peluncuran aplikasi pencarian pasangan, peningkatan tunjangan pengasuhan anak, hingga subsidi cuti orang tua.
Namun, berbagai langkah tersebut sejauh ini belum mampu membalikkan tren penurunan populasi yang terus berlangsung.
Baca juga: Populasi Jepang Alami Penurunan Tajam Lebihi Rekor 2024