Penjemput Haji di Bandara YIA Wajib Miliki Visitor Pass

Calon jemaah haji dari Embarkasi YIA Kulon Progo berangkat ke Tanah Suci. ANTARA/Sutarmi

Penjemput Haji di Bandara YIA Wajib Miliki Visitor Pass

Ahmad Mustaqim • 1 June 2026 17:45

Yogyakarta: Keluarga atau pihak yang menjemput jemaah haji yang tiba dari Arab Saudi di Debarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) tidak diperbolehkan masuk secara bebas. Otoritas debarkasi memberlakukan aturan khusus bagi siapa pun yang hendak mengakses area debarkasi.

"Proses kunjungan tamu atau penjemput jemaah haji yang akan masuk ke area debarkasi bandara tetap harus mendaftar terlebih dahulu agar mendapatkan kartu tanda pengenal pengunjung atau visitor pass di Bandara YIA," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Daerah Istimewa Yogyakarta, Silvia Rosetti, saat dihubungi pada Senin, 1 Juni 2026.

Silvia menjelaskan pada fase pemberangkatan haji, Embarkasi YIA menerapkan sistem berbasis hotel. Sementara untuk fase kepulangan, Debarkasi YIA dirancang hanya memanfaatkan area bandara tanpa menggunakan fasilitas hotel.

Secara total, kata Silvia, sebanyak 52 orang tenaga pendukung dikerahkan untuk memberikan pelayanan kepada jemaah haji yang tiba. Melalui para petugas inilah layanan bagi pengunjung dapat diakses dengan baik.
 


"Kami sudah mempersiapkan tenaga pendukung sebanyak 52 orang untuk bertugas di sana. Tenaga pendukung bersama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) debarkasi sudah kami siapkan seluruhnya di lokasi," ucap Silvia.

Silvia menyampaikan setiap jemaah haji akan menjalani serangkaian pemeriksaan sebelum dipulangkan. Setelah proses pemeriksaan rampung, para jemaah dapat pulang menggunakan bus yang telah disediakan atau kendaraan pribadi yang dijemput langsung oleh keluarga.

"Kepulangan jemaah haji dari debarkasi YIA skemanya langsung dipulangkan ke kabupaten asal melalui Bandara YIA," katanya.


Sejumlah jamaah calon haji berkumpul di area Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, saat hendak melakukan keberangkatan ke Tanah Suci, Arab Saudi. ANTARA/Azmi Samsul M

Silvia menambahkan petugas juga telah melakukan sosialisasi kepada para jemaah melalui petugas kelompok terbang (kloter) mengenai berbagai persyaratan kepulangan. Sosialisasi meliputi tata cara penggunaan aplikasi layanan haji hingga aturan terkait barang bawaan, agar tidak muncul kendala selama proses pemeriksaan di bandara.

Jumlah jemaah serta petugas haji yang akan dipulangkan melalui debarkasi YIA mencapai 9.314 orang.

"Kami berharap seluruh persiapan yang kami lakukan ini benar-benar berorientasi pada pelayanan kepada jamaah, sehingga jamaah merasa puas dan nyaman pada saat kembali ke tanah air," kata Silvia.

(Whisnu M)