Harga Bitcoin Turun Tipis, Meski Masih di Atas USD62 Ribu

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Harga Bitcoin Turun Tipis, Meski Masih di Atas USD62 Ribu

Eko Nordiansyah • 6 July 2026 11:03

New York: Bitcoin diperdagangkan di atas USD62 ribu pada Minggu, 5 Juli 2026, karena investor mempertimbangkan momentum baru untuk legislasi mata uang kripto AS, dukungan institusional yang meningkat, dan pengingat baru bahwa keamanan tetap menjadi risiko utama di seluruh industri aset digital.

Dikutip dari Investing, Senin, 6 Juli 2026, kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar diperdagangkan turun 0,60 persen pada USD62.686 di tengah perdagangan akhir pekan yang tipis.

RUU kripto AS mendapatkan daya tarik baru

Salah satu perkembangan terbesar minggu ini datang dari Washington, di mana peluang RUU CLARITY menjadi undang-undang meningkat tajam di pasar prediksi Polymarket.

Probabilitas pengesahan naik di atas 50 persen setelah dukungan penting dari organisasi penegak hukum AS membantu menghidupkan kembali momentum untuk RUU tersebut menjelang jendela legislatif yang sempit sebelum reses Kongres pada bulan Agustus.

Undang-undang tersebut, yang didukung oleh lebih dari 200 perusahaan kripto termasuk Coinbase, Ripple, dan Kraken, secara luas dipandang sebagai salah satu upaya paling signifikan untuk membangun kerangka peraturan yang komprehensif untuk aset digital di Amerika Serikat.

Para pendukung industri berpendapat bahwa aturan yang lebih jelas dapat mendorong partisipasi institusional yang lebih luas di sektor ini.

Adopsi institusional juga tetap menjadi tema utama setelah CEO Strategy, Phong Le, menggambarkan Bitcoin sebagai "Amerika Serikat-nya uang," dengan alasan bahwa kebijakan moneter yang transparan dan pasokan tetapnya pada akhirnya dapat menjadikannya aset cadangan global.

Strategy tetap menjadi pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia dengan lebih dari 818 ribu BTC, memperkuat komitmen jangka panjangnya meskipun terjadi volatilitas pasar baru-baru ini.

(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Keamanan mata uang kripto jadi sorotan

Keamanan juga kembali menjadi sorotan setelah para peneliti mengungkapkan bahwa mereka telah menemukan dan membantu menambal kerentanan kritis di blockchain Aptos sebelum dapat dieksploitasi.

Cacat tersebut, yang diidentifikasi oleh perusahaan keamanan blockchain Hexens, secara teoritis dapat mengekspos infrastruktur yang mendukung aset digital senilai hingga USD70 miliar, termasuk stablecoin, bridge, dan protokol keuangan terdesentralisasi.

Meskipun tidak ada dana yang hilang, insiden tersebut menyoroti pentingnya audit keamanan berkelanjutan seiring dengan terus berkembangnya jaringan blockchain.

Di tempat lain, perusahaan analitik blockchain Nansen memperkirakan bahwa pemegang memecoin TRUMP milik Presiden Donald Trump telah mengakumulasi kerugian gabungan sekitar USD3,8 miliar, dengan sekitar dua pertiga dompet kini berada di bawah nilai pasar setelah token tersebut jatuh sekitar 96 persen dari puncaknya.

Data tersebut menggarisbawahi kesenjangan yang semakin lebar antara token meme spekulatif dan Bitcoin, yang semakin dipandang oleh investor institusional sebagai aset patokan sektor ini.

Para trader kini akan mengamati perkembangan di Washington dalam beberapa minggu mendatang, bersamaan dengan arus ETF dan data makroekonomi yang lebih luas, untuk mendapatkan petunjuk tentang langkah besar Bitcoin selanjutnya.

Harga kripto jatuh karena Bitcoin sedikit turun

Kripto nomor 2 dunia Ethereum sedikit turun 0,2 persen menjadi USD1.775,44. Kripto nomor 3 dunia XRP turun 2,29 persen menjadi USD1,1359.

Solana turun 1,22 persen, sementara Cardano turun 1,61 persen. Di antara token meme, Dogecoin turun 0,96 persen.

(Eko Nordiansyah)