Kiper Timnas Cape Verde, Vozinha. Foto: Instagram @caboverdeeasuagente
Profil Vozinha, Kiper Cape Verde Berusia 40 Tahun yang Gagalkan Kemenangan Spanyol
Muhamad Marup • 16 June 2026 13:02
Jakarta: Cape Verde berhasil membuat kejutan di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang salah satu tim unggulan, Spanyol, dengan skor 0-0. Kiper Cave Verde, Vozinha, menjadi penyelamat pada pertandingan yang digelar Senin, 15 Juni 2026, pukul 23.00 WIB.
Dari 23 total tendangan timnas Spanyol, Vozinha berhasil menyelamatkan delapan tendangan yang mengarah ke gawang. Ia juga berhasil meraih Man of The Match.
Vozinha menambah daftar kisah kiper-kiper kurang terkenal di level klub, tapi jadi perhatian setelah tampil cemerlang di Piala Dunia. Metrotvnews.com telah merangkum profil kiper berusia 40 tahun itu sebagai berikut.
Vozinha, Kisah Unik di Balik Nama
Josimar Jose Evora Dias lahir di Cape Verde, 3 Juni 1986. Seperti banyak pesepak bola dari Amerika Latin, ia menggunakan nama julukan sebagai nama punggung.Vozinha yang berarti "suara" sangat cocok dengan kepemimpinan kiper berusia 40 tahun itu. Komandonya di bawah mistar untuk setiap serangan Spanyol juga telah menyelamatkan gawang Cape Verde.
Baca Juga :
8 Fakta Menarik Usai Spanyol Ditahan Cape Verde: Rekor Gavi hingga Aksi Gemilang Vozinha
"Ketika saya lahir, ayah saya sedang menjalani dinas militer dan ibu saya harus bekerja keras untuk mencari nafkah, jadi saya selalu dibesarkan oleh kakek dan nenek saya," terangnya.
Awalnya ia merasa risih karena orang-orang lebih mengenal nama julukan ketimbang nama aslinya. Meski demikian, ia tetap menggunakan julukan tersebut hingga hari ini.
"Jika semua orang mengenal saya sebagai Vozinha di Cape Verde, itulah saya," katanya.
Ayah Josimar juga sempat hendak memberi anaknya itu nama Jorge Valdano. Hal tersebut tidak terwujud karena petugas registrasi ketika Vozinha lahir tidak membolehkan nama berbahasa asing.
"Orang-orang di Tanjung Verde cenderung mendukung negara-negara berbahasa Portugis seperti Brasil dan Portugal," ucapnya.
Baik Josimar maupun Valdano merupakan dua legenda sepak bola Amerika Latin. Josimar merupakan nama dari pesepak bola Brazil, sedangkan Valdano dari Argentina.
Petualangan di Klub Semenjana
Selama berkarier sebagai pesepak bola, Vozinha belum pernah mencicipi liga bergengsi di Eropa. Di luar tanah kelahirannya, ia hanya pernah main di Portugal, Slovakia, Siprus, Moldova, dan Angola.Total ia membela 10 klub selama kariernya dan klub-klub tersebut bukan klub mentereng. Sebagai contoh, di Portugal ia hanya pernah membela Chaves dan Gil Vicente.
Ia menjalani debut bersama Timnas Cape Verde pada tahun 2012. Sejak saat itu, ia telah bermain 90 kali.
.jpeg)