Dua Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Militer Meksiko di Texas

Ilustrasi Anadolu

Dua Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Militer Meksiko di Texas

Muhammad Reyhansyah • 23 December 2025 12:26

Texas: Sedikitnya dua orang tewas setelah sebuah pesawat kecil Angkatan Laut Meksiko jatuh di dekat Galveston, Texas, Amerika Serikat (AS), pada Senin, 22 Desember 2025. Pesawat tersebut tengah mengangkut seorang pasien medis berusia satu tahun bersama tujuh orang lainnya.

Otoritas darurat menyelamatkan empat orang dari dalam pesawat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian, demikian pernyataan Angkatan Laut Meksiko kepada The Associated Press dan dikutip Channel News Asia.

Angkatan Laut Meksiko menyebutkan, dari total delapan orang di dalam pesawat, empat merupakan personel angkatan laut dan empat lainnya warga sipil. Hingga kini belum dipastikan identitas korban tewas maupun penumpang yang masih dinyatakan hilang.

Dua penumpang sipil diketahui merupakan anggota Michou and Mau Foundation, sebuah lembaga nirlaba yang memberikan bantuan medis kepada anak-anak Meksiko korban luka bakar parah.

Kecelakaan terjadi di dekat pangkal jalan penghubung menuju Galveston, di sepanjang pesisir Texas, sekitar 80 kilometer tenggara Houston.

Dalam pernyataannya, Angkatan Laut Meksiko menyebut pesawat tersebut sedang menjalankan misi medis dan mengalami “kecelakaan”. Pihaknya berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
Angkatan Laut Meksiko juga menyatakan tengah membantu otoritas setempat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Sementara itu, Departemen Keamanan Publik Texas mengatakan tim dari Federal Aviation Administration (FAA) dan National Transportation Safety Board (NTSB) telah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Kantor Sheriff Galveston County mengerahkan tim penyelam, unit olah TKP, drone, serta petugas patroli. 

“Insiden ini masih dalam tahap penyelidikan dan informasi tambahan akan disampaikan jika tersedia,” tulis kantor sheriff, seraya mengimbau masyarakat menghindari lokasi demi kelancaran evakuasi.

Belum dapat dipastikan apakah cuaca menjadi faktor penyebab kecelakaan. Namun, wilayah tersebut dilaporkan mengalami kondisi berkabut dalam beberapa hari terakhir.

Menurut meteorolog National Weather Service, Cameron Batiste, sekitar pukul 14.30 waktu setempat, kabut dengan jarak pandang sekitar setengah mil menyelimuti area Galveston. Kondisi berkabut diperkirakan masih akan berlangsung hingga Selasa pagi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)