Kobaran api di area hutan Chile terlihat di kejauhan. (Anadolu Agency)
Korban Tewas Kebakaran Hutan Chile Jadi 20 Orang, Ribuan Rumah Hangus
Willy Haryono • 20 January 2026 13:58
Santiago: Kebakaran hutan melanda wilayah selatan Chile selama tiga hari berturut-turut hingga Selasa, 20 Januari 2026, yang menewaskan sedikitnya 20 orang. Kebakaran dipicu suhu panas dan angin kencang yang terjadi pada puncak musim panas.
Api pertama kali muncul sejak Sabtu di wilayah Nuble dan Biobio, sekitar 500 kilometer di selatan Santiago, lalu meluas dengan cepat. Luas area yang terbakar dilaporkan setara dengan wilayah Kota Detroit di Amerika Serikat, serta merusak atau menghancurkan sekitar 1.000 rumah warga.
Presiden Chile Gabriel Boric menyatakan sejumlah titik api telah berhasil dikendalikan. Namun, kebakaran hutan masih aktif di beberapa lokasi, sementara titik api baru muncul di wilayah Araucania yang berbatasan dengan Biobio. Pemerintah pun menetapkan Nuble dan Biobio sebagai daerah bencana.
Penetapan status darurat memungkinkan pengerahan militer untuk membantu pengamanan wilayah terdampak. Di sejumlah lokasi, puing kendaraan yang meleleh, rangka logam hangus, serta rumah-rumah yang rata dengan tanah terlihat memenuhi kawasan permukiman.
Seorang warga Lirquen, Yagora Vasquez, menggambarkan situasi mencekam saat api mendekati rumahnya. “Saya mencoba membasahi rumah, tetapi api terus mendekat. Saya lalu membawa anak saya dan kami melarikan diri,” ujarnya, dikutip dari Channel News Asia.
Seiring api mulai mereda di beberapa titik, warga perlahan kembali ke sisa permukiman untuk mencari barang yang masih dapat diselamatkan. Namun, banyak di antaranya hanya menemukan abu dan puing bangunan akibat kebakaran yang berasal dari kawasan hutan.
Lebih dari 3.500 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Sejumlah studi menyebut perubahan iklim turut memperparah intensitas dan frekuensi kebakaran hutan di wilayah selatan Chile dalam beberapa tahun terakhir. (Keysa Qanita)
Baca juga: Chile Tetapkan Status Darurat Bencana usai Kebakaran Hutan Tewaskan 18 Orang