ilustrasi medcom.id
Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam 10 Daerah di Sulut hingga 18 Februari
Whisnu Mardiansyah • 16 February 2026 07:22
Manado: Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (Sulut), memprakirakan sepuluh kabupaten dan kota di daerah tersebut berpotensi mengalami cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
"Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem di Sulut hingga 18 Februari 2026," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama di Manado seperti dilansir Antara, Minggu, 15 Februari 2026.
Sebanyak sepuluh daerah berpotensi cuaca ekstrem tersebut meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer, BMKG memantau berbagai fenomena yang memengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara, antara lain Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Low Frequency. Kondisi tersebut menyebabkan adanya peningkatan aktivitas konvektif yang disertai kilat atau petir, sehingga terjadi peningkatan intensitas curah hujan secara signifikan.
Selain itu, adanya pusat tekanan rendah di sebelah timur Australia menyebabkan penumpukan massa udara yang ditandai dengan adanya belokan angin (shearline) di Sulawesi Utara. Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang di beberapa kabupaten atau kota di Sulut.
BMKG mengimbau masyarakat, pemerintah kabupaten atau kota, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id
Hal ini sebagai tindakan antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam, bergunung, bertebing, atau yang rawan longsor dan banjir.
Oleh karena cuaca bersifat dinamis, masyarakat diimbau terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado secara detail untuk setiap kelurahan di seluruh wilayah tersebut. Informasi dapat diakses melalui situs web resmi BMKG maupun kanal informasi lainnya yang terverifikasi.