Ilustrasi penerbangan helikopter. (Anadolu Agency)
Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter Medis di Sarawak Malaysia
Willy Haryono • 9 September 2026 13:45
Kuala Lumpur: Lima orang, termasuk sejumlah petugas medis, tewas setelah helikopter layanan “dokter terbang” jatuh di Negara Bagian Sarawak, Malaysia pada Selasa kemarin.
Dikutip dari NTD, Rabu, 9 September 2026, Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan pilot dan empat staf kementerian berada di dalam helikopter yang jatuh di dekat Bandara Short Take-Off and Landing (STOL) Long Lellang, Sarawak.
Mengutip Reuters, Dzulkefly mengatakan empat penumpang merupakan tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas resmi. Mereka terdiri dari seorang petugas medis, seorang asisten petugas medis, dan dua perawat.
Seorang pejabat komite penanggulangan bencana di Miri, Sarawak, mengonfirmasi kelima orang di dalam helikopter tewas dalam kecelakaan tersebut.
Layanan “dokter terbang” biasanya menggunakan pesawat atau helikopter untuk memberikan perawatan medis, transportasi darurat, serta layanan klinis kepada masyarakat di daerah pedesaan dan wilayah terpencil.
Pencarian Terkendala Kabut Asap
Upaya pencarian pada Selasa terkendala kondisi berkabut akibat kabut asap. Komisaris Polisi Sarawak Mohamad Zainal Abdullah mengatakan tim penyelamat tidak dapat menggunakan layanan udara untuk mencapai lokasi kecelakaan.Ia mengatakan lokasi kecelakaan berada di wilayah terpencil yang membutuhkan waktu sekitar 10 jam untuk ditempuh melalui jalur darat. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi dan penanganan lokasi kecelakaan menjadi lebih sulit.
Sarawak yang berada di Pulau Borneo juga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan di wilayah Indonesia yang berbatasan dengan negara bagian tersebut.
Data pemerintah Malaysia menunjukkan sejumlah wilayah di Sarawak mencatat kualitas udara pada level tidak sehat pada Rabu ini.
Malaysia bahkan sempat menetapkan status darurat di Distrik Serian, Sarawak, pada pekan lalu setelah tingkat polusi udara mencapai level berbahaya. Status tersebut kemudian dicabut setelah kualitas udara membaik.
Pihak berwenang masih melakukan penanganan di lokasi kecelakaan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter. (Razaqa Hariz)
Baca juga: Helikopter Militer Apache Jatuh di Texas, Dua Orang Dilaporkan Tewas