FIFA Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 di Meksiko Tetap Kondusif

Presiden FIFA Gianni Infantino. Foto: Anadolu.

FIFA Jamin Keamanan Piala Dunia 2026 di Meksiko Tetap Kondusif

Khoerun Nadif Rahmat • 25 February 2026 14:23

Jakarta: Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan keyakinannya terhadap kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Hal itu disampaikannya merespons gelombang kekerasan baru-baru ini mengguncang negara tersebut pascatewasnya gembong kartel narkoba Nemesio "El Mencho" Oseguera. 

Infantino menegaskan bahwa situasi tetap terkendali. Bahkan, persiapan pesta sepak bola terbesar jagat raya itu akan berjalan spektakuler tanpa gangguan keamanan yang berarti bagi para penggemar.

"Sangat meyakinkan, semuanya baik-baik saja. Ini akan menjadi luar biasa," ujar Infantino dikutip dari AFP, Rabu, 25 Februari 2026.

Publik internasional disebut khawatir setelah anggota kartel Jalisco New Generation (CJNG) melakukan aksi pembakaran dan blokade jalan di 20 negara bagian, termasuk di kota tuan rumah Guadalajara.

Keyakinan serupa ditekankan oleh Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Dia menjamin tidak ada risiko bagi para pendukung yang akan datang ke Meksiko pada Juni mendatang.

Pemerintah Meksiko mengklaim situasi berangsur normal meskipun operasi militer di peternakan dekat Guadalajara itu menewaskan sedikitnya 74 orang, yang mayoritas merupakan anggota kartel.

Guadalajara dijadwalkan menjadi panggung bagi empat pertandingan babak penyisihan grup, termasuk laga bergengsi antara Uruguay melawan Spanyol.

Selain itu, kota tersebut bersama Monterrey akan menjadi lokasi turnamen play-off pada akhir Maret untuk menentukan dua tim terakhir yang lolos ke putaran final. Gubernur Jalisco Pablo Lemus bahkan menepis spekulasi mengenai kemungkinan pencoretan Guadalajara sebagai tuan rumah akibat isu keamanan.

Dampak kerusuhan memang sempat menyentuh sektor industri, di mana pabrikan otomotif asal Jepang, Honda, memilih menghentikan sementara operasional pabrik perakitannya di Guadalajara sebagai langkah pencegahan.

Ilustrasi Piala Dunia 2026. Foto: Dok. FIFA.

Namun, fokus dunia kini tertuju pada laga persahabatan antara Meksiko melawan Islandia di Queretaro pada Rabu ini. Laga tersebut menjadi ujian perdana bagi aparat keamanan dalam menyelenggarakan pertandingan skala internasional pascainsiden tersebut.

"El Mencho" merupakan buronan paling dicari oleh Amerika Serikat dan Meksiko dengan imbalan mencapai 15 juta dolar AS. Meskipun penangkapannya memicu gejolak, FIFA dan pemerintah Meksiko sepakat bahwa infrastruktur serta rencana pengamanan Piala Dunia yang digelar bersama Amerika Serikat dan Kanada ini tetap berada pada jalur yang benar.

Berdasarkan situasi terkini, pelatih timnas Meksiko diperkirakan akan menurunkan formasi agresif 4-3-3 saat menghadapi Islandia untuk mengembalikan kepercayaan publik di Stadion Queretaro.

Penjaga gawang veteran tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar, sementara lini depan akan mengandalkan kecepatan penyerang sayap mereka untuk membongkar pertahanan disiplin Islandia. 

Fokus utama taktik adalah penguasaan bola di lini tengah guna meredam potensi serangan balik cepat lawan, sekaligus membuktikan bahwa atmosfer sepak bola di Meksiko tetap hangat dan aman bagi siapa pun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)