Negara Teluk Gelar KTT Darurat di Jeddah Bahas Krisis AS-Iran

Para pemimpin GCC menggelar KTT darurat di Jeddah untuk membahas meningkatnya ketegangan AS-Iran. (Anadolu Agency)

Negara Teluk Gelar KTT Darurat di Jeddah Bahas Krisis AS-Iran

Willy Haryono • 28 April 2026 19:42

Jeddah: Para pemimpin negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dijadwalkan menggelar “KTT konsultatif darurat” di Jeddah, Arab Saudi pada Selasa, 28 April 2026, guna membahas meningkatnya ketegangan regional serta upaya meredakan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Pertemuan tersebut akan berlangsung di tengah dorongan internasional untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung, termasuk dukungan terhadap negosiasi tidak langsung antara Washington dan Tehran yang dimediasi Pakistan.

Menurut laporan Kantor Berita Kuwait (KUNA), Putra Mahkota Kuwait Sabah Khaled Al-Hamad Al-Sabah telah bertolak ke Jeddah mewakili Emir Kuwait Sheikh Mishal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah.

Sejumlah media regional, termasuk Al-Jazirah dari Arab Saudi dan Al-Sharq dari Qatar, melaporkan bahwa sebagian sesi KTT kemungkinan digelar melalui konferensi video, memungkinkan beberapa pemimpin berpartisipasi secara virtual.

Pembahasan utama diperkirakan mencakup perkembangan terbaru di kawasan beserta dampaknya terhadap keamanan dan ekonomi regional, termasuk langkah-langkah untuk menurunkan eskalasi dan memperkuat stabilitas.

Para pemimpin juga diperkirakan akan menyoroti peran Pakistan sebagai mediator antara AS dan Iran, potensi dampak penutupan Selat Hormuz, keamanan maritim, serta ancaman terhadap perdagangan global.

Perang Iran Melawan AS-Israel

Selain itu, KTT akan membahas serangan-serangan terbaru yang menargetkan negara-negara Teluk, yang oleh beberapa pihak dikaitkan dengan Iran dan sekutu regionalnya.

Konflik meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan ofensif bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Tehran melalui serangan terhadap berbagai target yang disebut sebagai kepentingan AS di kawasan, termasuk di sejumlah negara Teluk.

Gencatan senjata diumumkan pada 8 April melalui mediasi Pakistan, disusul pembicaraan di Islamabad pada 11 April, namun negosiasi tersebut berakhir tanpa kesepakatan final.

Presiden AS Donald Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata diperpanjang atas permintaan Pakistan sambil menunggu proposal resmi dari Iran.

GCC sendiri terdiri dari Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Oman.

KTT konsultatif antar pemimpin GCC pertama kali disepakati pada 1998 sebagai forum dua kali setahun di luar KTT reguler, dengan pertemuan perdana berlangsung di Jeddah pada Mei 1999.

Baca juga:  Trump Beri Sinyal Tak Akan Terima Proposal Iran Terkait Hormuz dan Isu Nuklir

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)