Banjir di Situbondo, Jawa Timur. (MGN)
Banjir Terjang Situbondo, 8.000 Rumah Terdampak
8 March 2026 09:59
Situbondo: Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, meluas, Minggu, 8 Maret 2026, setelah dilanda hujan lebat pada Sabtu malam. Data sementara BPBD Situbondo mencatat, sekitar 8.000 rumah terdampak yang tersebar di delapan kecamatan, selain itu pohon tumbang juga terjadi saat hujan disertai angin hingga Minggu dini hari, 8 Maret 2026.
"Ketinggian air satu meter lebih, naiknya pelan tapi debitnya besar. Ini hujan campur angin, jadi ada pohon tumbang dan asbes terbang," ujar warga sekitar, Hendi, Minggu, 8 Maret 2026.
Dia menyebut bahwa hujan kali ini disertai angin kencang. Sehingga juga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah warga.

Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Priyono.
Sementara itu, Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Priyono, mengungkap banjir terjadi di sejumlah wilayah. Yakni di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur dan Besuki dengan ketinggian mulai 70 sentimeter hingga 1,6 meter. Sedangkan di sejumlah desa lainnya, ketinggian air berkisar 50 hingga 70 sentimeter di area halaman, sedangkan rumah warga terendam mulai 30 hingga 60 sentimeter.
"Untuk korban jiwa nihil, hanya korban materi akibat banjir bandang," ujar dia.
Saat ini, kata dia, tim gabungan tengah membersihkan pohon tumbang yang tumbang di Desa Kaliaget. Priyono menyampaikan bahwa warga terdampak banjir masih bertahan di rumah masing-masing, serta mengungsi di kediaman tetangga yang lebih aman. (MGN/Suyono Kasim)