Pembangunan Huntap di Bireuen Berbasis Mitigasi Bencana

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. Foto: Istimewa

Pembangunan Huntap di Bireuen Berbasis Mitigasi Bencana

Fajri Fatmawati • 8 January 2026 13:21

Bireuen: Pembangunan 1.000 unit Hunian Tetap (Huntap) di Kabupaten Bireuen resmi dimulai. Proyek yang dipusatkan di Gampong Balee Panah, Kecamatan Juli ini ditargetkan untuk korban terdampak banjir dan tanah longsor.

"Pembangunan ini harus berbasis mitigasi. Saya meminta agar standar keamanannya benar-benar diprioritaskan," kata Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Kamis, 8 Januari 2026.

Fadhlullah menekankan, Huntap bukan sekadar proyek fisik, melainkan solusi jangka panjang. Lokasi yang dipilih harus bebas dari jalur rawan longsor dan bantaran sungai.
 


"Kita bangun sekali, tapi manfaatnya untuk selamanya," ujar Fadhlullah.

Fadhlullah juga menginstruksikan percepatan penyelesaian legalitas bagi yang belum bersertifikat. "Instansi terkait harus mendampingi warga agar prosesnya cepat selesai," ucapnya.


Pembangunan hunian tetap di Kabupaten Bireuen Aceh. Dokumentasi/Metro TV

Asisten II Setdakab Bireuen Mawardi menjelaskan, pembangunan 1.000 unit Huntap ini merupakan tahap awal. Total data yang diverifikasi menunjukkan sebanyak 3.629 unit rumah rusak berat atau hilang. Dana pembangunan berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Terkait kendala lahan yang kerap menjadi hambatan dalam pembangunan Huntap, Mawardi memastikan bahwa sebagian besar calon penerima manfaat sudah memiliki legalitas tanah yang jelas. Hal ini diharapkan dapat memperlancar proses pembangunan rumah.

"Dari total data yang ada, sebanyak 2.000 unit rumah sudah memiliki kepemilikan sertifikat sah berdasarkan data by name by address. Hal ini memudahkan proses percepatan pembangunan agar warga terdampak bisa segera menempati hunian yang layak," ujar Mawardi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)