Ilustrasi perdagangan saham di BEI. Foto: MI/Usman Iskandar.
Rebalancing Indeks MCSI Masih Berasa, IHSG Terjun Bebas Lagi ke Level 7.783
Husen Miftahudin • 29 January 2026 09:28
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini kembali mengalami pelemahan signifikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 29 Januari 2026, IHSG berada di posisi 8.027,828.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.15 WIB, IHSG langsung terjun bebas sebanyak 536,951 poin setara 6,45 persen ke level 7.783,605.
Adapun sebanyak 631 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 37 saham lainnya menguat dan 34 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.15 WIB sebanyak Rp7,843 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 8,723 miliar saham.
| Baca juga: Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Kembali Pulih Pekan Depan |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi masih melanjutkan pelemahan hari ini, efek dari pengumuman MSCI kemarin dengan target koreksi di sekitar 8.050-8.100.
"Kalau kuat di area tersebut, IHSG potensi rebound kembali. Diperkirakan support IHSG di level 8.050-8.100 dan resist IHSG pada level 8.350-8.400," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
IHSG kemarin (28/1) ditutup turun 7,35 persen, disertai dengan net sell asing sebesar Rp6,12 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, dan ANTM.
Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas menguat pada Perdagangan Rabu (28/1), S&P 500 sempat menembus level 7.000 untuk pertama kalinya. Pergerakan terjadi setelah The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan. Indeks S&P 500 turun tipis 0,01 persen. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,02 persen dan Nasdaq Composite menguat 0,17 persen.
Di sisi lain, Bursa Saham Asia-Pasifik sebagian besar naik pada Rabu (28/1), seiring penguatan pada Wall Street AS. Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,05 persen dan Topix melemah 0,79 persen. Sedangkan di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 1,69 persen dan Kosdaq melesat 4,70 persen. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,09 persen.