Cuaca Ekstrem, ASDP Perpanjang Penutupan Rute Penyeberangan di NTT

Sejumlah truk yang membawa kebutuhan pokok menuju pulau Rote tertahan di pelabuhan Penyeberangan Bolok, Kabupaten Kupang, NTT. ANTARA/Kornelis Kaha

Cuaca Ekstrem, ASDP Perpanjang Penutupan Rute Penyeberangan di NTT

Whisnu Mardiansyah • 27 January 2026 15:22

Kupang: PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Kupang kembali memperpanjang penutupan pelayaran dari Kupang ke sejumlah rute di Nusa Tenggara Timur (NTT). Keputusan ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem yang belum membaik di wilayah tersebut.

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Alan W, menyebut untuk hari ini, Selasa, 27 Januari 2026, dua rute utama tetap ditutup.

"Kita terpaksa kembali menutup rute pelayaran Kupang-Rote dan Kupang-Kalabahi (Alor). Kita juga tutup rute Kupang-Hansisi (Pulau Semau). Walaupun kemarin sempat buka karena gelombang aman," kata Alan seperti dilansir Antara, Selasa, 27 Januari 2026.

Alan menjelaskan, penutupan ini secara keseluruhan telah berlangsung sejak 12 Januari 2026, setelah KSOP Kupang mengeluarkan larangan berlayar. Pembukaan kembali rute baru akan dilakukan jika kondisi cuaca sudah normal dan larangan berlayar dicabut oleh pihak berwenang.
 


Dampak penutupan terlihat nyata di Pelabuhan Penyeberangan Bolok, Kupang. Puluhan truk pengangkut bahan bangunan dan komoditas lainnya terpaksa mengantre dan parkir di area pelabuhan, menunggu dibukanya kembali rute pelayaran. Tidak hanya tujuan Rote dan Kalabahi, antrean juga terjadi untuk rute ke Larantuka, Aimere, Lembata, dan Adonara.

Salah satu pengemudi truk pengangkut bahan bangunan, Arnold Malo, mengaku sudah menunggu sejak 20 Januari 2026. "Ya mau bagaimana lagi, kami juga mengerti dengan kondisi ini yang sering terjadi setiap tahun," ujarnya.

Arnold berharap kondisi cuaca segera membaik agar gangguan tidak berkepanjangan. "Saya berharap kondisi ini tidak berlama-lama agar perekonomian di Rote Ndao dan beberapa daerah lain di NTT bisa berjalan normal kembali," tambahnya.


Ilustrasi - Kondisi saat gelombang laut di pesisir Kota Kupang, Pulau Timor, NTT. ANTARA/Yoseph Boli Bataona

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)