IRGC menyerang pangkalan militer AS di Erbil, Irak, dengan rudal dan drone. (Anadolu Agency)
Aksi Saling Balas Berlanjut, IRGC Serang Pangkalan Militer AS di Irak
Muhammad Reyhansyah • 2 September 2026 13:06
Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Irak pada Rabu, 2 September 2026.
Serangan tersebut disebut sebagai aksi balasan atas serangan AS terhadap target IRGC di Iran.
Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan serangan menyasar pangkalan AS di Erbil, Irak. IRGC mengklaim serangan tersebut menghancurkan sejumlah fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat.
“Pusat pemeliharaan serta fasilitas penyimpanan peralatan teknis milik militer AS hancur dalam serangan tersebut,” sebut pernyataan IRGC, dikutip dari Anadolu.
“Sistem pemandu sebuah balon pengintai Amerika yang berada di dalam pangkalan juga terkena serangan,” lanjut pernyataan itu.
IRGC turut mengklaim fasilitas penyimpanan bahan bakar di pangkalan terbakar dan sejumlah tentara AS tewas. Namun, klaim mengenai kerusakan dan korban tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak Amerika Serikat.
Serangan tersebut terjadi setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Selasa mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap target milik IRGC di Iran.
Setelah pengumuman tersebut, media Iran melaporkan sejumlah ledakan terdengar di Pulau Qeshm serta wilayah Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.
Baca juga: AS Setujui Potensi Penjualan Helikopter Militer Senilai Rp14,16 Triliun ke Irak