Korban Tewas Kebakaran Pabrik Suku Cadang Mobil Korsel Jadi 14 Orang,  60 Terluka

Upaya pemadaman kebakaran di sebuah pabrik suku cadang mobil di Korea Selatan, Sabtu, 21 Maret 2026. (Yonhap)

Korban Tewas Kebakaran Pabrik Suku Cadang Mobil Korsel Jadi 14 Orang, 60 Terluka

Willy Haryono • 22 March 2026 12:35

Daejeon: Jumlah korban tewas kebakaran di sebuah pabrik suku cadang mobil di Daejeon, Korea Selatan, telah bertambah menjadi 14 orang dan melukai hampir 60 lainnya, menurut laporan terbaru otoritas setempat pada Minggu, 22 Maret 2026.

Dikutip dari Guardian, petugas pemadam kebakaran memastikan seluruh korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan setelah proses pencarian di reruntuhan bangunan tiga lantai tersebut selesai dilakukan.

Rekaman video menunjukkan sejumlah pekerja melompat dari lantai satu untuk menyelamatkan diri saat api dengan cepat melahap bangunan.

Kepala pemadam kebakaran setempat, Nam Deuk-woo, mengatakan api menyebar sangat cepat hingga saat petugas tiba di lokasi, para pekerja sudah mulai melompat keluar dari jendela.

Sekitar 170 pekerja berada di dalam pabrik saat kebakaran terjadi pada Jumat sore, dan api baru berhasil dipadamkan pada Sabtu siang waktu setempat.

Bahan Kimia Hambat Pemadaman

Upaya pemadaman sempat terhambat karena kekhawatiran bangunan akan runtuh. Selain itu, petugas tidak dapat langsung menyemprotkan air karena terdapat natrium, bahan kimia yang dapat meledak jika terkena air.

Lebih dari 200 kilogram bahan kimia reaktif berhasil diamankan dari lokasi sebelum proses pemadaman dilanjutkan.

Kebakaran memicu kepulan asap hitam tebal dari bangunan rangka baja, sementara petugas menyemprotkan air menggunakan crane. Lebih dari 500 personel gabungan dikerahkan, termasuk penggunaan robot pemadam kebakaran tanpa awak untuk menjangkau area berbahaya.

Sebagian korban mengalami sesak akibat menghirup asap, sementara lainnya terluka saat melompat dari bangunan. Sebanyak sembilan korban tewas ditemukan di lantai tiga, di area yang digunakan sebagai ruang ganti gym.

Beberapa korban mengalami luka bakar parah hingga harus diidentifikasi melalui tes DNA. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun seorang saksi mengaku sempat mendengar ledakan sebelum api membesar.

Insiden ini menjadi salah satu kebakaran pabrik paling mematikan di Korea Selatan sejak tragedi tahun 2024 di Hwaseong yang menewaskan 23 pekerja.

Seruan Perbaikan Keselamatan Kerja

Presiden Korsel Lee Jae Myung menyerukan peningkatan perlindungan bagi pekerja, mengingat lebih dari 10.000 orang meninggal akibat kecelakaan kerja sepanjang 2000–2024.

Pabrik tersebut dimiliki oleh Anjun Industrial, pemasok komponen mesin seperti katup untuk sejumlah produsen otomotif, termasuk Hyundai dan Kia.

Dalam pernyataannya, CEO perusahaan Sohn Ju-hwan menyatakan akan bekerja sama penuh dengan otoritas, menyelidiki penyebab insiden, serta memperbaiki sistem keselamatan guna mencegah kejadian serupa.

Baca juga:  Kebakaran di Pabrik Suku Cadang Mobil di Korsel, 11 Orang Tewas

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)