Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (ketiga kiri) berinteraksi dengan calon penumpang saat meninjau kesiapan di Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026). (ANTARA/Didik Suhartono)
Kapolri Perintahkan Jajarannya Antisipasi Potensi Kerawanan Jelang Puncak Mudik
Achmad Zulfikar Fazli • 15 March 2026 12:19
Surabaya: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh personel kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik keramaian menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Arus puncak mudik ini diperkirakan terjadi pada H-2 Idulfitri 1447 Hijriah.
“Patroli di sekitar wilayah terminal, stasiun, termasuk rumah-rumah yang ditinggalkan dan potensi kerawanan kejahatan harus terus diantisipasi,” kata Kapolri setelah melakukan pengecekan pelayanan mudik kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, dilansir dari Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
Menurut dia, peningkatan kesiapsiagaan diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai titik keramaian hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik.
Kapolri juga memastikan kesiapsiagaan dan pelayanan di Stasiun Gubeng Surabaya telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Kapolri sempat berinteraksi langsung dengan petugas maupun penumpang guna mengetahui kondisi pelayanan di lapangan.
“Dari laporan posko terdapat kenaikan penumpang kurang lebih 11 persen dibandingkan hari-hari normal,” ujarnya.
Selain itu, Kapolri memastikan kebijakan diskon tiket yang diberikan pemerintah telah diterapkan bagi penumpang kereta api kelas ekonomi.
Menurut dia, Stasiun Gubeng saat ini beroperasi hampir selama 24 jam untuk melayani mobilitas masyarakat dari berbagai daerah, baik perjalanan lokal maupun jarak jauh di Pulau Jawa.
“Beberapa penumpang yang kami temui ada yang datang dari luar kota, bahkan dari NTT dan Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk perjalanan ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat hingga DKI Jakarta,” kata dia.

Situasi jalan tol/Foto MI
Baca Juga:
Urai Kepadatan, Pemudik Diimbau Manfaatkan WFA dan Atur Perjalanan |
Selain meninjau aktivitas di stasiun, Kapolri memeriksa kesiapan posko terpadu yang dilengkapi layanan kesehatan, serta sistem pelayanan tiket secara daring guna mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan.
Dia menambahkan terkait proyeksi jumlah pemudik secara nasional, hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, seluruh pihak tetap diminta mempersiapkan berbagai skenario antisipasi.
“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan dari sekitar 145 juta menjadi 143 juta pemudik, namun kita tidak boleh underestimate sehingga semua kesiapan tetap harus disiapkan,” ujar Listyo.