Ilustrasi batu bara. Foto: Freepik.
Danantara Siapkan Layanan Khusus 'Pelototi' Transaksi Nilai Ekspor
Richard Alkhalik • 20 May 2026 16:56
Jakarta: Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani membeberkan pengawasan transaksi nilai ekspor terkait tiga komoditas utama yaitu batu bara, kelapa sawit, dan vero alloy akan diuji coba pada pertengahan tahun ini sebelum resmi diterapkan secara penuh pada awal 2027 melalui layanan khusus.
Ia menjelaskan, mekanisme pengawasan yang nantinya ditugaskan kepada Danantara Sumber Daya Indonesia dalam melakukan pengawasan adalah untuk mendapatkan akurasi volume, kewajaran harga (pricing), dan kepastian pengiriman (delivery) terkait kegiatan eksportir.
"Dan akhirnya kami akan melihat bahwa apakah nilai yang dicantumkan itu sudah mencerminkan nilai yang wajar sesuai dengan indeks pasar, indeks market yang ada di dunia," kata Rosan, dikutip dari Breaking News Metro TV, Rabu, 20 Mei 2026.
Walaupun belum dijelaskan mekanisme pengawasannya secara rinci, Rosan mengatakan akan memberikan ruang adaptasi bagi pelaku usaha hingga enam bulan ke depan, dengan adanya evaluasi setiap tiga bulan hingga penghujung tahun.
"Ya makanya saya bilangnya tadi enam bulan ya, dengan evaluasi selama tiga bulan. Nah, oleh sebab itu tentunya mekanismenya kita akan sampaikan segera," jelas Rosan.
| Baca juga: DSI Dibentuk, Danantara Perketat Pengawasan Ekspor Sumber Daya Alam |

(CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani. Foto: Metro TV/Kautrsar)
Transaksi ekspor wajib pakai layanan digital
Rosan mengatakan puncak dari kebijakan pengawasan nilai ekspor ini akan direalisasikan penuh pada awal tahun depan. Seluruh transaksi ekspor komoditas sumber daya alam diwajibkan melewati layanan digital yang telah dirancang secara khusus oleh Danantara Indonesia.
"Dan juga kemudian pada bulan awal Januari 2027, baru kami akan memberlakukan transaksi ini melalui platform kami, platform yang telah, dan yang kami sudah set up, saya bilangnya it’s one platform, multiple benefit, the world is happy, Indonesia are happier," kata dia.