Warga Bekasi Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter Sambut HUT ke-81 RI

Warga Kabupaten Bekasi menghiasi jalan dengan bendera merah putih sepanjang 500 meter menyambut HUT ke-81 RI. (Metro TV/ M. Agustian Arisda)

Warga Bekasi Bentangkan Bendera Merah Putih 500 Meter Sambut HUT ke-81 RI

4 August 2026 10:42

Kabupaten Bekasi: Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) mulai terasa di Kampung Peundeuy Timur, Desa Karang Satu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Warga setempat menghiasi jalan dengan bendera merah putih sepanjang 500 meter sebagai simbol kebersamaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

"Awal mulanya saya sama warga ingin memeriahkan 17 Agustus yang akan datang. Saya bersama warga sini ingin membentangkan bendera terpanjang sekitar 500 meter," kata ketua pelaksana kegiatan, Berlin, di Kabupaten Bekasi, Selasa, 4 Agustus 2026. 

Bendera raksasa tersebut merupakan hasil kreativitas pemuda setempat yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat melalui swadaya. Pemasangan dilakukan di sepanjang kawasan permukiman sehingga menciptakan suasana kemerdekaan yang lebih semarak.
 


Proses pembuatan bendera melibatkan puluhan pemuda dan warga dengan memanfaatkan ratusan batang bambu serta 20 gulung kain merah dan putih. Untuk mewujudkan kreasi tersebut, masyarakat mengeluarkan dana sekitar Rp25 juta yang seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat.

"Biaya sekitar Rp25 juta alhamdulillah dari swadaya masyarakat," ujar Berlin. 


Warga Kabupaten Bekasi menghiasi jalan dengan bendera merah putih sepanjang 500 meter menyambut HUT ke-81 RI. (Metro TV/ M. Agustian Arisda)


Tidak hanya memasang bendera merah putih, warga juga mempercantik lingkungan dengan berbagai hiasan lampu di sepanjang jalan. Saat malam hari, kawasan tersebut tampak semakin meriah dan menarik perhatian warga yang datang untuk mengabadikan momen.

"Itu kekompakan semua masyarakat sini," ucap Berlin.

Bagi masyarakat Kampung Peundeuy Timur, pemasangan bendera bukan sekadar hiasan menyambut hari kemerdekaan. Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan warga.  (M. Agustian Arisda)

(Silvana Febiari)