Implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara melalui seremoni Go Live. Foto: dok Istimewa.
Elnusa Petrofin-Pertamina Patra Niaga Perkuat Keandalan Distribusi Aviation Fuel Nasional
Husen Miftahudin • 17 June 2026 21:49
Jakarta: PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, bersama PT Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan rantai pasok Aviation Fuel di kawasan Bali dan Nusa Tenggara yang termasuk dalam salah satu sektor wilayah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Upaya itu sekaligus memperkokoh sinergi Pertamina Group dalam menjaga kelancaran distribusi energi bagi sektor penerbangan nasional.
Di tengah pertumbuhan mobilitas udara dan meningkatnya kebutuhan konektivitas antardaerah, keandalan distribusi Aviation Fuel menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, dan pembangunan nasional.
Langkah itu dilakukan dengan memulai implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara melalui seremoni Go Live yang diselenggarakan di Aviation Fuel Terminal (AFT) Bandara Internasional Lombok (BIL), Nusa Tenggara Barat. Implementasi Project Aviation Bali Nusa Tenggara juga menjadi bagian dari penguatan milestone Elnusa Petrofin dalam mendukung logistik energi sektor aviasi nasional.
Sebelumnya, perusahaan telah dipercaya mengelola berbagai proyek operasional di sejumlah Aviation Fuel Terminal (AFT) yang tersebar di berbagai wilayah strategis Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, hingga Sulawesi.
"Implementasi Project Aviation Bali Nusa Tenggara bukan sekadar perluasan cakupan operasional, melainkan bagian dari upaya kami untuk terus memperkuat keandalan rantai pasok energi nasional melalui layanan logistik energi yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan," kata Direktur Operasi & Marketing PT Elnusa Petrofin Ferdiansyah, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 17 Juni 2026.
Ferdiansyah menambahkan, pengalaman Elnusa Petrofin dalam mendukung operasional Aviation Fuel di berbagai wilayah Indonesia menjadi fondasi penting untuk terus meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
"Kami meyakini keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia, disiplin operasional, budaya keselamatan, serta sinergi yang kuat di seluruh rantai nilai," papar dia.
| Baca juga: Elnusa Petrofin Tingkatkan Distribusi Energi Lewat Kualitas SDM hingga Keandalan Armada |
.jpeg)
(Implementasi Project Aviation Bali-Nusa Tenggara melalui seremoni Go Live. Foto: dok Istimewa)
Perkuat implementasi tata kelola operasional
Melalui Project Aviation Bali Nusa Tenggara, Elnusa Petrofin bersama Pertamina Patra Niaga terus memperkuat implementasi tata kelola operasional yang berorientasi pada keselamatan, keandalan layanan, dan efisiensi proses bisnis.
Penguatan tersebut dilakukan melalui standar operasional yang terintegrasi, pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan prinsip-prinsip HSSE secara konsisten dalam setiap tahapan operasional.
Sejalan dengan transformasi industri energi dan meningkatnya kebutuhan konektivitas nasional, Elnusa Petrofin akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan logistik energi terintegrasi yang menghadirkan end-to-end solution.
Berlandaskan semangat kolaborasi dan inovasi, perusahaan berkomitmen untuk senantiasa menerapkan Operational Excellence dan HSSE Excellence sebagai fondasi utama dalam mendukung distribusi energi yang aman, andal, efisien, dan berkelanjutan bagi Indonesia.