Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan. Dok. Istimewa
Pembangunan Sarana Prasarana di Lokasi Terdampak Bencana Jadi Prioritas
M Sholahadhin Azhar • 5 April 2026 20:17
Jakarta: Pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di lokasi terdampak bencana, menjadi prioritas bersama. Pemerintah mengebut pembangunan hunian sementara di lokasi terdampak bencana.
Upaya Presiden Prabowo Subianto dan jajaran itu mendapat dukungan penuh. Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), Otto Hasibuan, menginisiasi pembangunan sarana prasarana.
"Dari segi nilai mungkin bisa terbilang kecil dibandingkan dana pemerintah, namun ini wujud kebersamaan Peradi dalam setiap duka bangsa," ujar Otto Hasibuan dalam keterangan tertulis yang dikutip Minggu, 5 April 2026.
Wakil Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan ini menginisiasi pembangunan sarpras di sejumlah kota di Sumatra Barat. Kunjungan rombongan Peradi disambut Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah beserta Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal.
Dipimpin Ketua Harian DPN Peradi Dwiyanto Prihartono melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan musala di Kabupaten Agam. Kegiatan yang sama dilakukan Otto Hasibuan bersama rombongan yang didampingi Wakil Gubernur Sumatra Barat, Vasco Ruseimy, terhadap pembangunan beberapa kelas di SMAN 12 kota Padang serta pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Solok.
Dalam kesempatan yang sama Otto Hasibuan juga menyerahkan bantuan dana bagi 13 anggota Peradi yang terkena dampak banjir di wilayah Sumatra Barat. Ini sebagai wujud perhatian DPN kepada anggota Peradi.
_%20(Foto-%20BNPB).jpg)
Kondisi dan dampak terkini pasca bencana banjir dan tanah longsor di Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat, pada Sabtu(6/12). (Foto: BNPB)
Baca Juga:
Satgas PRR Aceh Terus Lakukan Pemutakhiran Data Korban Bencana |
Koordinator Peradi Peduli Rivai Kusumanegara menjelaskan pihaknya mengumpulkan dana Rp6,7 miliar. Dana itu berasal dari kas Peradi, pengurus, anggota maupun mitra/pihak lain untuk membantu pemulihan dampak bencana banjir di Sumatra Barat, Aceh dan Sumatra Utara.
"Fokus Peradi pada kegiatan pasca bencana dengan membangun sarpras di wilayah terdampak," ujar Rivai.
Kegiatan kemanusiaan ini rutin dilakukan Peradi pada berbagai bencana alam di tanah air seperti tsunami di Palu, gempa di Cianjur, banjir di Jabotabek termasuk saat gempa di Solok beberapa tahun silam.
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi konsistensi dan kepedulian Peradi. Dia berharap hal itu bisa diikuti pihak swasta atau organisasi lainnya.