Media Massa Dinilai Berperan Membantu Perbaikan Program JKN

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. Dok. BPJS Kesehatan

Media Massa Dinilai Berperan Membantu Perbaikan Program JKN

Achmad Zulfikar Fazli • 17 September 2026 05:38

Bandung: Media massa dinilai sebagai salah satu komponen penting dalam memperkuat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Media massa bisa menjadi corong untuk memperluas wawasan masyarakat tentang pentingnya memiliki perlindungan jaminan kesehatan, inovasi terbaru BPJS Kesehatan, serta pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk mendukung keberlangsungan Program JKN. 

“Media massa merupakan komponen penting yang menghubungkan BPJS Kesehatan, pemerintah, masyarakat, dan stakeholders lainnya. Media membantu membuka ruang-ruang perbaikan bagi penyelenggaraan Program JKN ke depan, kami terbuka terhadap kritik dan masukan yang konstruktif,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito dalam sambutannya pada acara penghargaan Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Rabu malam, 16 September 2026.

Dalam ajang ini, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan istimewa kepada 15 jurnalis pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2026. Penghargaan tersebut sebagai ganjaran atas kontribusi jurnalis media massa dalam mengedukasi masyarakat mengenai program JKN.

Total ada 236 karya yang dikirimkan untuk mengikuti Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2026. Karya peserta yang dilombakan dinilai deretan dewan juri profesional dan kompeten di bidangnya, seperti Ketua Forum Pemimpin Redaksi Indonesia, jurnalis senior, dan pemimpin redaksi media massa nasional terkemuka. Untuk menjaga netralitas, dalam proses penilaian, nama jurnalis dan media massa pada seluruh karya lomba yang masuk telah dihilangkan, sehingga bersifat anonim.

“Sekali lagi selamat kepada seluruh penerima penghargaan Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2026. Terima kasih sudah menjadi bagian dalam perjalanan Program JKN. Kami mohon dukungannya untuk Program JKN untuk menyuarakan informasi yang benar dan hal-hal yang baik, sebagai upaya menjaga kepercayaan publik,” kata Prihati.

Ilustrasi pers. Dok. Medcom


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, R. Vini Adiani Dewi yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Jawa Barat, mengatakan media massa banyak membantu masyarakat memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN. Media massa juga mendorong perbaikan layanan lewat kritik yang konstruktif terhadap pemerintah maupun BPJS Kesehatan sebagai bagian dalam upaya bersama memperbaiki pelayanan publik. 

“Jika dibandingkan 12 tahun yang lalu, pelayanan kesehatan sekarang jadi jauh lebih baik. Informasi mengenai besarnya manfaat Program JKN ini perlu disuarakan insan media secara terus-menerus. Terima kasih telah menjembatani informasi kebijakan dengan kebutuhan masyarakat dan membawa dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan. Teruslah menjadi corong informasi kesehatan yang tepercaya bagi masyarakat, termasuk masyarakat Jawa Barat,” kata Vini.

(Achmad Zulfikar Fazli)