Ditekan AS, Rusia Pastikan Pasokan Minyak ke Kuba Tetap Berlanjut

Foto: Freepik

Ditekan AS, Rusia Pastikan Pasokan Minyak ke Kuba Tetap Berlanjut

Muhammad Reyhansyah • 6 February 2026 15:36

Moskow: Rusia menyatakan pihaknya akan terus memasok minyak ke Kuba, karena sudah ddilakukan berulang kali dalam beberapa tahun terakhir.

“Minyak Rusia telah dipasok ke Kuba dalam banyak kesempatan dalam beberapa tahun terakhir. Kami berharap praktik ini akan terus berlanjut,” kata Duta Besar Rusia untuk Kuba Viktor Koronelli dalam wawancara dengan kantor berita pemerintah Rusia, RIA, dan dikutip Anadolu, Jumat, 6 Februari 2026.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap negara-negara yang memasok energi ke Kuba.

Bulan lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan status “keadaan darurat nasional” serta membuka jalan bagi pengenaan tarif terhadap barang dari negara-negara yang menjual atau menyediakan minyak kepada negara Karibia tersebut.

Menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat pada 3 Januari, Trump berulang kali menyatakan bahwa Kuba “akan segera gagal” seiring hilangnya dukungan keuangan dan energi penting yang sebelumnya diberikan oleh Venezuela.

Trump juga menyebut bahwa pemerintahannya saat ini tengah melakukan pembicaraan berkelanjutan dengan para pemimpin Kuba.

Menanggapi perintah eksekutif tersebut, Rusia menyatakan penolakannya terhadap sanksi sepihak yang diberlakukan terhadap negara berdaulat dan independen, serta menyebut langkah semacam itu sebagai sesuatu yang “sama sekali tidak dapat diterima.”

“Kami dengan tegas mengecam langkah-langkah pembatasan yang tidak sah terhadap Havana serta tekanan terhadap kepemimpinan dan warga Kuba,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. 

Ia menambahkan bahwa Moskow yakin Kuba akan tetap mampu mempertahankan hubungan ekonomi luar negeri yang efektif “meskipun menghadapi hambatan eksternal terhadap pembangunannya.”

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)