The Jak Mania Dilarang Hadiri Laga Tandang Persija Selama Setengah Musim

Direktur Utama I-League Ferry Paulus dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/10/2026). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

The Jak Mania Dilarang Hadiri Laga Tandang Persija Selama Setengah Musim

Whisnu Mardiansyah • 21 October 2026 14:25

Jakarta: Direktur I-League Ferry Paulus mengumumkan sanksi untuk Persija Jakarta menyusul kericuhan suporter dalam pertandingan melawan Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026/2027. Sanksi tersebut berupa larangan bagi suporter Macan Kemayoran untuk mendampingi tim saat bermain di kandang lawan selama setengah musim.

Ferry menjelaskan keputusan itu diambil setelah Komite Disiplin (Komdis) menggelar sidang selama dua hari. Larangan kehadiran suporter berlaku untuk pertandingan tandang Persija di kompetisi Super League.

"Nah, dari hasil sidang Komdis yang rasanya cukup alot karena memakan waktu sampai dua hari, di mana khusus Persija, ya, ini dilarang untuk datang ke pertandingan away selama setengah musim," kata Ferry Paulus dalam konferensi pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu, 21 Oktober 2026.

Ferry menjelaskan larangan tersebut mencakup enam pertandingan tandang. Selain sanksi bagi suporter, Persija juga dijatuhi denda sebesar Rp30 juta.
 


"Ya. Memang jumlah pertandingannya adalah enam pertandingan, tetapi selama setengah musim ini dilarang Persija untuk hadir di semua partai away yang Persija akan hadiri, ya, khusus di Super League. Kemudian, selain daripada itu, Persija juga mendapatkan denda sebesar Rp30 juta," imbuhnya.

Ferry sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai hukuman pengurangan poin bagi Persija akibat insiden tersebut. Ia menegaskan kabar mengenai sanksi pengurangan poin itu tidak benar.



Pelatih Persija Shin Tae-yong. Tangkapan layar.


Di luar denda Rp30 juta yang disampaikan Ferry, Persija juga dikenai denda tambahan Rp60 juta akibat pelanggaran penggunaan benda berbahaya berupa suar (flare) di tribune. Dengan demikian, total denda yang harus dibayarkan Persija mencapai Rp90 juta.

Kericuhan terjadi saat Persita menjamu Persija pada pekan kelima Super League 2026/2027. Insiden tersebut berlangsung ketika pertandingan memasuki babak kedua dan menyebabkan jalannya laga tertunda.

Wasit menunda dimulainya babak kedua selama sekitar 31 menit. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlanjut pada pukul 20.00 WIB baru kembali dimainkan pada pukul 20.31 WIB.

(Whisnu M)