Ilustrasi Kelender Oktober. Foto: Dok. Pexels
22 Oktober Diperingati Hari Apa? Ada Hari Santri Nasional
Angel Rinella • 22 October 2026 08:59
Jakarta: Tanggal 22 Oktober diperingati sebagai sejumlah hari nasional dan hari internasional yang memiliki makna berbeda. Peringatan tersebut berkaitan dengan sejarah, kehidupan sosial, hingga hal-hal unik dalam keseharian.
Setiap peringatan memiliki latar belakang dan tujuan tersendiri. Sebagian di antaranya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, sementara lainnya mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap berbagai hal.
Peringatan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenal kembali peristiwa bersejarah dan isu yang mendapat perhatian masyarakat. Sejumlah hari tersebut diperingati setiap tahun pada tanggal yang sama.
Lantas, apa saja peringatan yang jatuh pada 22 Oktober? Simak penjelasannya.
Hari Santri. Foto: Dok. Kemenag DIY
Hari Santri Nasional
Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober untuk mengenang Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945. Saat itu, Indonesia masih menghadapi ancaman kembalinya kekuasaan kolonial setelah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Resolusi Jihad lahir dari rapat besar wakil-wakil daerah Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa dan Madura di Surabaya pada 21–22 Oktober 1945. Seruan tersebut mengajak umat Islam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Republik Indonesia.
Resolusi Jihad turut membangkitkan semangat perlawanan rakyat, termasuk dalam Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. Perjuangan ini melibatkan ulama, santri, laskar, tentara, dan berbagai kelompok masyarakat.
Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015. Pada 2026, peringatan ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dengan kegiatan seperti sayembara santri, perkemahan, forum akademik, dan pameran produk pesantren.
Hari Kacang Nasional
Mengutip laman National Today, Hari Kacang Nasional (National Nut Day) diperingati setiap 22 Oktober, terutama di Amerika Serikat. Perayaan ini digagas Liberation Foods Company untuk mengajak masyarakat mengenal kacang sebagai salah satu pilihan makanan ringan.
Peringatan tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2015 melalui situs resmi Liberation Foods. Meski berasal dari Inggris, gagasan ini kemudian mendapat perhatian dan ikut dirayakan di Amerika Serikat.
Untuk memeriahkannya, masyarakat bisa mencoba resep baru berbahan kacang atau berbagi kreasi makanan dengan orang lain. Kegiatan sederhana ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenal beragam cara mengolah kacang dalam menu sehari-hari.
Hari Warna Nasional
Hari Warna Nasional atau National Color Day diperingati setiap 22 Oktober di Amerika Serikat. Peringatan ini mengajak masyarakat mengenali peran warna dalam kehidupan sehari-hari.
Warna dapat mempengaruhi suasana hati, pikiran, dan perhatian seseorang. Warna juga dapat dikaitkan dengan ingatan serta pengalaman emosional yang berbeda pada setiap orang.
Penggunaan warna turut dimanfaatkan dalam industri periklanan untuk membangun identitas merek. Contohnya, McDonald's dan KFC menggunakan kombinasi merah dan kuning, sedangkan Netflix dikenal dengan logo berwarna merah.
Hari Warna Nasional dicetuskan oleh General Motors pada 2009. Masyarakat dapat memperingatinya dengan melukis, membuat karya seni, atau memadukan warna sesuai kreativitas masing-masing.
Baca Juga :

Hari Kesadaran Gagap Internasional. Foto: dok. Freepik
Hari Kesadaran Gagap Internasional
Hari Kesadaran Gagap Internasional diperingati setiap 22 Oktober untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi gagap. Peringatan ini juga mengajak masyarakat menghargai perbedaan cara bicara.
Orang yang gagap kerap mengalami perundungan dan pengucilan akibat kurangnya pengetahuan tentang kondisi tersebut. Meski pemahaman mengenai gagap terus berkembang, stigma terhadap orang yang mengalaminya masih ditemukan.
Peringatan ini mengingatkan masyarakat agar tidak menilai kemampuan seseorang berdasarkan cara bicaranya. Orang yang gagap juga dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti sains, politik, dan filsafat.
Hari Caps Lock Internasional
Hari Caps Lock Internasional (International Caps Lock Day) jatuh setiap 22 Oktober. Peringatan yang diperkenalkan pengembang perangkat lunak Derek Arnold pada 2000 ini bertujuan mengubah anggapan bahwa tulisan dengan huruf kapital selalu menunjukkan kemarahan.
Huruf kapital dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti menegaskan informasi atau memberi penekanan pada kata tertentu. Namun, penggunaannya dalam pesan tertulis perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kesan sedang membentak.
Peringatan ini bisa dirayakan dengan membuat unggahan media sosial menggunakan huruf kapital. Selain menjadi kegiatan unik, momen ini mengajak masyarakat memahami bahwa gaya penulisan dapat memengaruhi cara orang menangkap pesan.
Hari Smart Is Cool Day
Terakhir, 22 Oktober juga diperingati sebagai Hari Pintar Itu Keren (Smart Is Cool Day). Peringatan ini mendorong masyarakat untuk melihat kecerdasan sebagai sesuatu yang membanggakan, bukan alasan untuk memberi label kutu buku kepada seseorang.
Anggapan bahwa orang pintar kurang menarik tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Mereka tetap memiliki kepribadian, hobi, dan kemampuan bersosialisasi yang beragam.
Lebih dari sekadar merayakan kecerdasan, momen ini mengajak setiap orang untuk terus belajar tanpa takut dinilai orang lain. Keinginan menambah wawasan dan mengembangkan potensi diri patut diapresiasi, bukan disembunyikan.
