Petugas Damkarmat Makassar saat memadamkan api di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kebakaran Permukiman Padat di Tallo Makassar, 16 Rumah Hangus
Muhammad Syawaluddin • 13 October 2026 22:37
Makassar: Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Teuku Umar, Lorong 7, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 13 Oktober 2026. Sebanyak 16 rumah dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut.
Api dengan cepat merambat ke sejumlah rumah yang berdiri berdekatan. Warga yang mengetahui kejadian itu bergegas menyelamatkan diri dan mengeluarkan barang-barang berharga. Sebagian warga juga berupaya memadamkan api menggunakan air sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Salah seorang warga, Darwis, mengaku sedang berjualan di pasar ketika menerima kabar dari cucunya mengenai kebakaran di rumah yang berada di belakang kediamannya. Setelah mendapat informasi tersebut, ia meminta cucunya menjaga adiknya yang berada di rumah sekaligus menyelamatkan barang-barang berharga.
"Ketika saya datang, api sudah besar dan membakar separuh rumah saya. Kejadiannya saat salat zuhur. Alhamdulillah cucu saya selamat," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar Andi Fandi Wellang mengatakan kebakaran bermula dari salah satu rumah di Jalan Teuku Umar, Lorong 11. Api kemudian menjalar ke bangunan lain dengan cepat akibat tiupan angin yang cukup kencang.
"Diperkirakan tadi ada 16 rumah yang terdampak kebakaran," jelasnya.
Menurut Andi, sebagian besar rumah yang terdampak merupakan bangunan semipermanen. Petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman karena sejumlah akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan pemadam kebakaran sehingga selang harus ditarik hingga mendekati titik api.
"Kendala tadi ada beberapa jalan yang memang tidak bisa dilalui oleh kendaraan dan harus menarik selang. Kemudian padatnya warga karena ini pas di siang hari," ujarnya.

Ilustrasi pemadam kebakaran. Foto: Pexels.
Dinas Damkarmat Kota Makassar mengerahkan 25 unit kendaraan pemadam ke lokasi kebakaran. Sebanyak 21 unit berasal dari Markas Komando Damkar, sedangkan empat unit lainnya dikerahkan dari Posko Ujung Tanah.
Andi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sejumlah petugas mengalami cedera saat berupaya memadamkan api, termasuk terkena lelehan plastik dari bagian atap dan tertusuk paku.
"Korban jiwa Alhamdulillah nihil. Tadi ada anggota yang sempat dilakukan penanganan karena terkena lelehan plastik bagian atap. Ada juga petugas yang tertusuk paku, tapi sudah ditangani oleh tim medis," ungkapnya.