Ilustrasi - Sejumlah kendaraan menembus hujan yang lebat. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/rwa/am.
Info Cuaca 4 Oktober: Hujan Ringan Berpotensi Merata di Pulau Sumatra
Lukman Diah Sari • 4 October 2026 07:05
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada hari ini, Minggu, 4 Oktober 2026. Meski begitu, cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah di Tanah Air.
Prakirawan BMKG Vita menyebutkan, terpantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Aceh. Fenomena ini membentuk daerah perlambatan sekaligus pertemuan angin.
"Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi tersebut," ujar Vita dalam siaran resmi BMKG, Minggu, 4 Oktober 2026, melansir Antara.
Beralih ke wilayah Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi membasahi Serang, Bandung, Semarang, dan Mataram. Di sisi lain, cuaca di Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Kupang diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal.

Ilustrasi awan cumulonimbus. Foto: Antara
Untuk wilayah Kalimantan, masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan disertai petir di Tanjung Selor dan hujan ringan di Pontianak. Sementara Palangka Raya dan Banjarmasin berpotensi diselimuti asap atau kabut, serta Samarinda diprakirakan berudara kabur.
Di wilayah Sulawesi, hujan ringan berpotensi membasahi Mamuju. Untuk cuaca di Gorontalo, Manado, Makassar, dan Kendari diprakirakan cerah berawan hingga berawan tebal. Selanjutnya di kawasan timur Indonesia, hujan ringan berpotensi turun di Manokwari dan Jayapura. Kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal menyelimuti Ternate, Jayawijaya, dan Merauke.
Waspada Awan Kumulonimbus dan Gelombang Tinggi
BMKG turut mengeluarkan peringatan bagi dunia penerbangan. Maskapai diminta mewaspadai keberadaan awan hujan atau kumulonimbus (CB) di Sumatra bagian utara hingga tengah, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Malaka bagian utara dan tengah, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta Papua Pegunungan.Peringatan juga ditujukan bagi masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di laut. Angin di perairan nusantara umumnya bertiup dengan kecepatan 6-26 knot. Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi menerjang Samudra Hindia barat Bengkulu dan Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).
BMKG menegaskan, hujan lebat berskala lokal tetap dapat terjadi di tengah dominasi cuaca kering. Masyarakat diimbau selalu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.