Penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya beberapa waktu lalu. (ANTARA/Auliya Rahman)
Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Kembali Layani Penerbangan
Whisnu Mardiansyah • 30 October 2026 12:40
Palangka Raya: Bandara Tjilik Riwut di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai kembali melayani penerbangan setelah operasionalnya terganggu akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, aktivitas penerbangan belum sepenuhnya pulih dan masih dilakukan secara bertahap.
Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Andi Wiguna, mengatakan penerbangan kembali berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Saat itu, terdapat satu penerbangan kedatangan Garuda Indonesia dengan nomor GA 550 dari Jakarta yang mendarat pada pukul 16.55 WIB.
"Aktivitas penerbangan kemarin yakni 29 Oktober 2026 sudah mulai berlangsung, dengan adanya satu penerbangan kedatangan Garuda Indonesia GA 550 dari Jakarta pada pukul 16.55 WIB. Namun, tidak terdapat penerbangan keberangkatan dari Bandara Tjilik Riwut," kata Humas Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Andi Wiguna dihubungi dari Palangka Raya, seperti dilansir Antara, Jumat, 30 Oktober 2026.
Andi menjelaskan, beroperasinya kembali penerbangan belum menandakan seluruh layanan di bandara telah berjalan normal. Pelaksanaan penerbangan masih menyesuaikan kesiapan maskapai, kondisi cuaca, serta pemenuhan standar keselamatan penerbangan.
Ia menyebut jarak pandang atau visibility sempat menunjukkan perbaikan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, kondisi tersebut tetap harus dipantau karena dapat berubah sewaktu-waktu.
"Keputusan operasional penerbangan tetap mengacu pada ketentuan keselamatan dan batas minimum operasional yang berlaku," katanya menegaskan.
Untuk Jumat, 30 Oktober 2026, Andi menyebut terdapat dua aktivitas penerbangan Garuda Indonesia, yakni satu keberangkatan menuju Jakarta dan satu kedatangan dari Jakarta.

Kondisi kabut asap di Sampit, Kotawaringin Timur. (Metro TV/Akhmaddiannor)
Pengelola bandara bersama maskapai dan pihak terkait terus melakukan evaluasi serta koordinasi untuk mendukung pemulihan operasional. Upaya tersebut dilakukan agar pelayanan penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dapat kembali berjalan seperti kondisi normal.
"Kami berharap kondisi ini terus membaik sehingga operasional penerbangan di Bandara Tjilik Riwut dapat kembali berjalan normal secara bertahap," katanya.