Dari Human Mural ke Trofi, Perjalanan Garuda Angkat Piala FIFA ASEAN 2026

Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, 5 Oktober 2026. Istimewa

Dari Human Mural ke Trofi, Perjalanan Garuda Angkat Piala FIFA ASEAN 2026

Whisnu Mardiansyah • 8 October 2026 18:59

Jakarta: Sebuah kata sederhana pernah terbentang di tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Koreografi kata "BELIEVE" atau percaya, menjadi pesan yang disampaikan ribuan suporter kepada Timnas Indonesia saat mengawali perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026.

Pesan itu tidak sekadar hadir sebagai tulisan di tribun. Ribuan suporter ikut membentuknya dalam sebuah aksi human mural suporter pada pertandingan perdana Indonesia melawan Singapura, 25 September 2026.

Lebih dari 6.000 suporter berpartisipasi dalam aksi tersebut. Sebanyak 2.625 orang membentuk konfigurasi manusia raksasa bertuliskan "BELIEVE" di tribun SUGBK. Aksi itu kemudian mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Konfigurasi Tulisan dengan Media Jas Hujan oleh Peserta Terbanyak”.

10 hari kemudian, pesan tersebut seolah menemukan jawabannya di stadion yang sama. Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026, 5 Oktober 2026. Pertandingan berlangsung ketat hingga kedua tim bermain imbang 2-2 pada akhir babak perpanjangan waktu.

Gelar juara akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Indonesia tampil sebagai pemenang dengan skor 4-2 sekaligus memastikan trofi edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Pesan "BELIEVE" yang sebelumnya dibentuk oleh ribuan suporter di tribun SUGBK pun berakhir dengan sebuah pencapaian. Kepercayaan yang disuarakan sejak pertandingan pertama menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia menuju gelar juara.
 

 

Dari Pesan Menjadi Perayaan

General Secretary Director Danone Indonesia Agung Laksamana  menyampaikan keberhasilan Indonesia di turnamen tersebut memperlihatkan hubungan antara mimpi, kerja keras, dan dukungan masyarakat. Pesan "BELIEVE" yang dibentuk di tribun beberapa hari sebelumnya kemudian beriringan dengan keberhasilan Garuda mencatat sejarah sebagai juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

“Selamat kepada para pemain, pelatih, seluruh jajaran Timnas, dan PSSI. Kami ikut bahagia dan bangga atas perjuangan Garuda yang membawa Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup. Apresiasi juga kami sampaikan kepada masyarakat yang terus mendukung Timnas. Kemenangan ini menunjukkan kekuatan kerja keras, kekompakan, dan semangat pantang menyerah,” ujar Agung dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 8 Oktober 2026.

Menurut Agung, keberhasilan Timnas Indonesia juga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memiliki mimpi dan berusaha mewujudkannya. Pesan itu memiliki keterkaitan dengan perjalanan dukungan pihaknya terhadap sepak bola Indonesia. Dukungan tersebut telah berlangsung lebih dari dua dekade melalui pembinaan sepak bola usia dini, salah satunya lewat Danone Nations Cup.

DNC pertama kali diselenggarakan di Indonesia pada 2003 dan diperuntukkan bagi anak-anak berusia 10-12 tahun. Program tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus merasakan pengalaman bertanding sejak usia dini.


Koreografi suporter Indonesia membentuk kata 'BELIEVE' di laga FIFA ASEAN CUP 2026. Instagram @lagrandeindonesia12


Hingga 2019, lebih dari 720 ribu anak dari 34 provinsi dan 150 kabupaten tercatat mengikuti program tersebut. Pada penyelenggaraan 2019, lebih dari 70 ribu peserta dari hampir 5.000 tim mengikuti rangkaian seleksi regional di berbagai daerah.

Sejumlah pemain yang kemudian memperkuat Timnas Indonesia juga lahir dari kompetisi ini. Mereka di antaranya Evan Dimas, Egy Maulana Vikri, dan Andik Vermansyah. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari cerita panjang pembinaan talenta sepak bola Indonesia. Dari lapangan usia dini, para pemain berkembang hingga mendapatkan kesempatan tampil di panggung sepak bola nasional.

Marketing Director AQUA Adisti Nirmala mengatakan pihaknya bangga dapat mendampingi perjalanan sepak bola Indonesia dari tahap pembinaan hingga level tertinggi.

“Kami ikut senang menyaksikan perjuangan Timnas berbuah gelar juara dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Indonesia. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mendukung sepak bola Indonesia,” ujar Adisti.

Menurut Adisti, keberhasilan Timnas Indonesia diharapkan dapat mendorong semakin banyak anak Indonesia untuk aktif berolahraga dan berani mengejar cita-cita.

(Whisnu M)